kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.606.000   -27.000   -1,03%
  • USD/IDR 17.955   -57,00   -0,32%
  • IDX 6.186   77,77   1,27%
  • KOMPAS100 816   14,30   1,79%
  • LQ45 623   14,88   2,44%
  • ISSI 212   0,62   0,29%
  • IDX30 353   9,24   2,69%
  • IDXHIDIV20 440   11,31   2,64%
  • IDX80 93   1,74   1,91%
  • IDXV30 118   0,94   0,81%
  • IDXQ30 114   3,18   2,88%

Militer China Tuding Kapal Perusak Berpeluru Kendali AS Menyusup ke Perairannya


Jumat, 24 Maret 2023 / 13:03 WIB
Kapal perusak berpeluru kendali USS Milius tiba untuk bergabung dengan Forward Deployed Naval Force (FDNS) di pangkalan angkatan laut AS di Yokosuka, Jepang 22 Mei 2018. REUTERS/Issei Kato/File Photo


Sumber: Reuters | Editor: Noverius Laoli

KONTAN.CO.ID -  JAKARTA. Militer China mengatakan pada Kamis bahwa pihaknya telah memantau dan mengusir kapal perusak Amerika Serikat (AS).

Kapal Perusak Amerika tersebut dituding masuk secara ilegal ke perairan sekitar Kepulauan Paracel, Laut China Selatan.

Dalam sebuah pernyataan, militer China mengatakan bahwa kapal perusak berpeluru kendali USS Milius menyusup ke perairan teritorial China.

China mengatakan upaya tersebut merusak perdamaian dan stabilitas di jalur air yang sibuk itu.

Baca Juga: AS Tidak Melihat Ancaman China Akan Menyerang Taiwan

"Pasukan kami dalam keadaan siaga tinggi setiap saat dan mengambil semua tindakan yang diperlukan untuk menjaga kedaulatan dan keamanan nasional" ujar Tian Junli, juru bicara Komando Teater Selatan China, dikutip dari Rueters.

Angkatan Laut Amerika pada hari Kamis membantah pernyataan militer China. 

Militer Amerika mengatakan bahwa kapal perusak tersebut sedang menjalankan operasi rutin di Laut China Selatan dan tidak diusir.

"Amerika Serikat akan terus terbang, berlayar, dan beroperasi di mana pun hukum internasional mengizinkan," kata sebuah pernyataan dari Armada ke-7 Angkatan Laut AS.

Baca Juga: Kim Jong Un Minta Militernya Siapkan Serangan Nuklir untuk Mencegah Perang

Ketegangan antara Amerika Serikat dan China telah meningkat di wilayah tersebut.

Amerika telah membentuk aliansi di Asia-Pasifik yang berusaha melawan ancaman China di Laut China Selatan dan Selat Taiwan.




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Strategi Implementasi PP 20 tahun 2026 (PPh Final UMKM) dan Mitigasi Risiko SP2DK

[X]
×