kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.904.000   -43.000   -1,46%
  • USD/IDR 16.857   14,00   0,08%
  • IDX 8.218   -47,48   -0,57%
  • KOMPAS100 1.158   -9,98   -0,85%
  • LQ45 831   -8,76   -1,04%
  • ISSI 295   -1,02   -0,34%
  • IDX30 433   -2,76   -0,63%
  • IDXHIDIV20 518   -3,55   -0,68%
  • IDX80 129   -1,20   -0,92%
  • IDXV30 143   -0,15   -0,10%
  • IDXQ30 140   -1,14   -0,81%

Militer Iran uji coba rudal pintar yang bisa melesat di berbagai kondisi cuaca


Senin, 15 Februari 2021 / 13:42 WIB
Militer Iran uji coba rudal pintar yang bisa melesat di berbagai kondisi cuaca
ILUSTRASI. Sebuah rudal diluncurkan oleh militer Iran selama latihan Angkatan Laut di Teluk Oman, 14 Januari 2021.


Sumber: Arab News | Editor: Prihastomo Wahyu Widodo

Sekarang, Iran semakin dekat dengan Rusia terutama setelah menerima sanksi berkelanjutan dari AS. Kunjungan perwakilan Angkatan Laut Rusia dan China ke Iran juga terlihat semakin sering terjadi dalam beberapa tahun terakhir.

Sejak Joe Biden menjabat sebagai Presiden AS, Iran juga semakin aktif melakukan latihan militer. Secara khusus, Iran berharap, AS bisa kembali masuk ke perjanjian nuklir setelah keluar di masa Donald Trump. Biden sendiri sejauh ini sudah menunjukkan isyarat untuk kembali bergabung.

Trump pada 2018 secara sepihak menarik diri dari perjanjian nuklir Iran. Melalui perjanjian tersebut, Iran sepakat untuk membatasi produksi uraniumnya dengan imbalan pencabutan sanksi ekonomi.

Sejak AS keluar dari perjanjian, Iran kembali aktif melakukan produksi nuklir secara terbuka. Namun, sanksi ekonomi yang kembali berlaku jelas cukup menyulitkan pertumbuhan Iran.

Selanjutnya: Iran: Jika Barat terus mendorong, membuat senjata nuklir bukan lagi kesalahan Iran




TERBARU
Kontan Academy
Intensive Sales Coaching: Lead Better, Sell More! When (Not) to Invest

[X]
×