kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.670.000   0   0,00%
  • USD/IDR 18.016   35,00   0,19%
  • IDX 5.869   -7,11   -0,12%
  • KOMPAS100 762   -2,77   -0,36%
  • LQ45 579   -2,91   -0,50%
  • ISSI 204   0,25   0,12%
  • IDX30 327   -1,69   -0,51%
  • IDXHIDIV20 404   -2,52   -0,62%
  • IDX80 86   -0,41   -0,48%
  • IDXV30 110   -0,51   -0,46%
  • IDXQ30 106   -0,69   -0,65%

Moody's: Yunani masih berisiko keluar dari euro


Jumat, 09 November 2012 / 15:23 WIB
ILUSTRASI. West Ham vs Leicester City di Liga Inggris: The Foxes siap curi poin The Hammers


Sumber: Bloomberg | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

LONDON. Krisis Yunani yang kian mencemaskan memicu spekulasi bahwa Yunani akan segera terdepak dari Eropa.

Menurut Moody's Investor Service, Yunani masih memiliki risiko untuk keluar dari zona Eropa. "Masih ada risiko bagi Yunani untuk keluar dari zona euro. Jika hal itu mengkristal, hal tersebut akan menyebabkan kejadian ekonomi yang signifikan," jelasnya.

Badan pemeringkat internasional ini juga bilang, upaya Bank Sentral Eropa untuk meredakan krisis utang Eropa hanya memberikan waktu sesaat bagi penentu kebijakan untuk mengambil aksi.

Menurut Managing Director Moody's Yves Lemay, penyelesaian krisis utang Eropa memakan waktu bertahun-tahun karena tidak ada proses penyelesaian yang cepat dalam menangani krisis.

Lemay juga bilang, outlook pertumbuhan Spanyol akan menjadi kunci utama bagi peringkat utang negara tersebut ke depannya. Selain itu, dalam beberapa pekan ke depan, Moody's juga akan memberikan view-nya terhadap Prancis.




TERBARU

[X]
×