kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.675.000   11.000   0,41%
  • USD/IDR 17.842   -48,00   -0,27%
  • IDX 6.402   100,12   1,59%
  • KOMPAS100 829   5,89   0,72%
  • LQ45 632   5,12   0,82%
  • ISSI 223   5,51   2,54%
  • IDX30 354   2,79   0,80%
  • IDXHIDIV20 430   2,74   0,64%
  • IDX80 95   0,68   0,73%
  • IDXV30 119   1,18   1,00%
  • IDXQ30 112   0,79   0,71%

Rusia Serang Kyiv Semalam, Tiga Orang Terluka


Minggu, 16 Agustus 2026 / 14:25 WIB
Rusia Serang Kyiv Semalam, Tiga Orang Terluka
ILUSTRASI. Ledakan drone Rusia di Kyiv (Gleb Garanich/REUTERS)


Sumber: Reuters | Editor: Yudho Winarto

​KONTAN.CO.ID - KYIV. Pasukan Rusia melancarkan serangan rudal dan drone ke Kyiv, Ukraina, pada Minggu (16/8/2026) dini hari.

Serangan tersebut memicu kebakaran di sedikitnya dua wilayah di ibu kota Ukraina.

Baca Juga: Harga Minyak Acuan Melonjak Lebih dari 5% di Pekan Ini, Ini Sentimen yang Menopangnya

Wali Kota Kyiv Vitali Klitschko mengatakan, puing-puing serangan menyebabkan kebakaran di kawasan nonpermukiman di bagian utara kota.

"Beberapa mobil terbakar dan kebakaran lainnya terjadi di wilayah yang berada di selatan pusat kota," tulis Klitschko melalui aplikasi Telegram.

Administrasi militer Kyiv menyebut tiga orang terluka akibat serangan tersebut. Saksi mata Reuters juga melaporkan terdengar sejumlah ledakan di ibu kota Ukraina.

Gubernur wilayah Kyiv Tymur Tkachenko mengatakan tiga orang lainnya, termasuk seorang anak, terluka akibat serangan drone di berbagai lokasi di wilayah Kyiv.

Peringatan serangan udara diberlakukan dua kali setelah pukul 02.00 waktu setempat atau sekitar pukul 23.00 GMT pada Sabtu. Masing-masing peringatan berlangsung sekitar 30 menit.

Baca Juga: Tentara Korut Lewati Garis Demarkasi: Korea Selatan Lepaskan Tembakan Peringatan

Dalam beberapa pekan terakhir, Rusia meningkatkan intensitas serangan udara terhadap Kyiv dan sejumlah kota lain di Ukraina.

Serangan terbaru tersebut terjadi di tengah berlanjutnya konflik Rusia-Ukraina, yang hingga kini belum menunjukkan tanda-tanda berakhir meskipun upaya diplomatik untuk mencapai penyelesaian terus berlangsung.




TERBARU

[X]
×