kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.545.000   -20.000   -0,78%
  • USD/IDR 18.109   16,00   0,09%
  • IDX 5.050   20,17   0,40%
  • KOMPAS100 649   1,43   0,22%
  • LQ45 518   4,63   0,90%
  • ISSI 164   -2,40   -1,44%
  • IDX30 292   2,74   0,95%
  • IDXHIDIV20 394   5,37   1,38%
  • IDX80 75   0,27   0,36%
  • IDXV30 108   0,37   0,34%
  • IDXQ30 99   1,18   1,21%

Morgan Stanley : Anemia Eropa dan AS mengerutkan ekonomi 2012


Senin, 28 November 2011 / 16:54 WIB
ILUSTRASI. Presiden Joko Widodo


Reporter: Dyah Megasari,

LONDON. Morgan Stanley memangkas proyeksi pertumbuhan ekonomi global untuk 2012. Latar belakang utamanya adalah "anemia" ekonomi di Eropa dan Amerika Serikat (AS).

"Ekonomi dunia hanya tumbuh 3,5% tahun depan. Lebih rendah dari ekspektasi kami pada Agustus lalu yaitu 3,8%," ujar ekonom Morgan Stanley Joachim Fels dan Manoj Pradhan.

Bahkan di tahun selanjutnya, para ekonom tersebut masih terlihat skeptis karena ekonomi berjalan sangat pelan dan hanya mencatat pertumbuhan 3,9%.

"Upaya pemulihan yang belum jelas, rapuhnya kekuatan negara-negara maju mengubahnya jadi krisis kepercayaan, kompetensi dan kredibilitas karena kesalahan kebijakan dua benua tersebut," ulas mereka. Tahun depan, kebijakan para pemimpin Eropa dan AS menjadi kunci utama pertumbuhan ekonomi dunia.

Mereka memprediksi, pembuat kebijakan Eropa akan menyoroti masalah fiskal untuk mengembalikan krisis kepercayaan. Sedangkan Amerika akan melakukan stimulus lanjutan pada tahun ini.




TERBARU
11.11
Kontan Academy
[Executive Education Program] Sustainable Development and ESG Leadership Mitigasi Risiko SP2DK dan Pemeriksaan Pajak

[X]
×