Mulai Pulih, Tingkat Pengangguran Korea Selatan di Januari 2022 Turun

Rabu, 16 Februari 2022 | 07:38 WIB   Reporter: Anna Suci Perwitasari
Mulai Pulih, Tingkat Pengangguran Korea Selatan di Januari 2022 Turun

ILUSTRASI. Tingkat pengangguran di Korea Selatan mulai turun


KONTAN.CO.ID - SEOUL. Tingkat pengangguran di Korea Selatan turun pada bulan Januari 2022, dengan jumlah orang yang dipekerjakan meningkat pada laju tercepat dalam hampir 22 tahun, meskipun peningkatan itu terutama disebabkan oleh basis yang rendah dan didukung oleh anggaran pengeluaran fiskal pemerintah.

Rabu (16/2), Data Statistik Korea merilis, tingkat pengangguran yang disesuaikan secara musiman turun menjadi 3,6% pada Januari. Level tersebut turun dari tingkat pengangguran yang dicatat pada Desember 2021 sebesar 3,8%.

Berdasarkan data yang sama, di bulan lalu terdapat sekitar 1.135.000 pekerjaan baru ditambahkan. Ini adalah jumlah terbesar sejak Maret 2000.

Rincian data Januari menunjukkan, pekerjaan sebagian besar ditambahkan dalam layanan kesehatan dan sosial, sekitar 250.000. Sedangkan untuk pekerjaan di fasilitas akomodasi, restoran, transportasi dan gudang naik 249.000 secara gabungan.

 Baca Juga: Antisipasi Masalah Rantai Pasok, Presiden Korsel Biayai Lembaga Pengawas

Korea Selatan mencatatkan kehilangan pekerjaan selama 12 bulan berturut-turut, pada periode Maret 2020 hingga Februari 2021. Di mana, jumlah orang yang bekerja turun pada laju paling tajam dalam lebih dari dua dekade pada Januari 2021 ketika pandemi virus corona berdampak pada pasar tenaga kerja.

Data hari Rabu datang ketika calon presiden Korea Selatan secara resmi mulai berkampanye untuk pemilihan umum yang digelar pada Maret mendatang. Pemilu kali ini dianggap menjadi perlombaan paling ketat dalam 20 tahun terakhir antara dua partai utama di Korea Selatan.

Pemerintah telah mengalokasikan sekitar sepertiga dari total pengeluaran pemerintah untuk kesejahteraan dan pekerjaan, dan berencana untuk menghabiskan sekitar 70% dari anggaran fiskal tahunan pada paruh pertama tahun 2022 untuk menopang perekonomian.

Editor: Anna Suci Perwitasari

Terbaru