kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • LQ45672,14   1,07   0.16%
  • EMAS916.000 -1,08%
  • RD.SAHAM 0.54%
  • RD.CAMPURAN 0.26%
  • RD.PENDAPATAN TETAP 0.10%

Museum Vatikan yang berisi mahakarya Renaisans terbesar di dunia dibuka mulai 1 Juni


Minggu, 24 Mei 2020 / 06:10 WIB
Museum Vatikan yang berisi mahakarya Renaisans terbesar di dunia dibuka mulai 1 Juni

Sumber: Reuters | Editor: Noverius Laoli

KONTAN.CO.ID -  VATIKAN CITY. Tahta Suci akan kembali membuka Museum Vatikan untuk publik mulai 1 Juni 2020 setelah sebelumnya ditutup karena pandemi virus corona. Hal itu diumumkan Vatikan pada hari Sabtu (23/5) seperti dilansir Reuters.

Museum Vatikan merupakan museum yang menampung beberapa mahakarya Renaisans terbesar di dunia serta artefak Romawi dan Mesir Kuno.

Pembukaan Museum Vatikan tetap mengikuti koridor Covid-19. Karena itu, untuk mengendalikan jumlah pengunjung agar tetap menjaga jarak, Vatikan meminta para pengunjung membuat reservasi online. 

Baca Juga: Vatikan mulai membuka Basilika Santo Petrus untuk misa umum

Suhu tubuh para pengunjung akan diperiksa dan mereka harus memakai masker serta pembersih tangan. Para staf juga akan menggunakan masker, sarung tangan dan siap sedia memberikan bantuan kepada pengunjung.

Kondisi serupa juga diberlakukan bagi para peziarah ke kediaman musim panas kepausan di Castel Gandolfo Selatan Kota Roma.

Museum-museum di Italia mulai dibuka kembali pada 18 Mei 2020 lalu sebagai bagian dari pelonggaran yang dilakukan pemerintah Italia. Seperti diketahui Italia termasuk negara yang paling menderita wabah corona dengan kematian hampir 33.000 orang.

Baca Juga: Paus emeritus Benediktus XVI sebut ada yang berupaya membungkam dirinya

Pandemi corona ini juga secara drastis memperlambat aliran dana ke kas Vatikan. Museum ini merupakan salah satu sumber pendapatan terbesar Vatikan yang dikunjungi sekitar 7 juta orang pada tahun 2019.

Museum Vatikan memberikan pendapatan sekitar US$ 100 juta per tahun bagi Tahta Suci. Namun pendapatan Vatikan dari Museum tersebut tahun ini diprediksi turun di tengah pembatasan jumlah pengunjung karena covid-19.

 



TERBARU

[X]
×