kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 1.836.000   17.000   0,93%
  • USD/IDR 16.720   -165,00   -1,00%
  • IDX 6.511   38,26   0,59%
  • KOMPAS100 929   5,57   0,60%
  • LQ45 735   3,38   0,46%
  • ISSI 201   1,06   0,53%
  • IDX30 387   1,61   0,42%
  • IDXHIDIV20 468   2,62   0,56%
  • IDX80 105   0,58   0,56%
  • IDXV30 111   0,69   0,62%
  • IDXQ30 127   0,73   0,58%

Myanmar kembali bangun bursa saham


Rabu, 11 April 2012 / 13:55 WIB
Myanmar kembali bangun bursa saham
ILUSTRASI. Pendaftaran IPDN 2021 dibuka pagi ini, simak syarat dan alur pendaftarannya. ANTARA FOTO/Raisan Al Farisi/aww.


Reporter: Edy Can, BBC | Editor: Edy Can


TOKYO. Myanmar kini sedang membangun bursa saham. Untuk mewujudkan rencana itu, pemerintah Myanmar telah menunjuk Tokyo Stock Exchange dan Daiwa Securities.

Juru bicara Daiwa mengatakan, mereka akan bekerja sama dengan bank sentral Myanmar untuk membangun bursa saham tersebut. Bursa saham itu ditargetkan sudah beroperasi pada 2015 mendatang.

Pemerintah Myanmar berharap, bursa saham ini bisa menarik investor setelah negeri tersebut terpuruk dibawah pemerintahan junta militer. "Ada sejumlah kepentingan besar di Myanmar. Investor asing akan datang berbondong-bondong ke sana," kata Managing Director Aberdeen Asset Management Asia, Hugh Young, Rabu (11/4).

Myanmar mulai melakukan transisi setelah selama ini diembargo karena mengabaikan demokrasi. Negeri yang berada dibawah junta militer ini mulai melakukan reformasi baik di bidang politik dan ekonomi. Pada 1 April lalu, Myanmar telah melaksanakan pemilihan umum yang diikuti kaum oposisi.

Pembangunan bursa saham ini bukanlah yang pertama kali di Myanmar. Sebelumnya, Myanmar sudah memiliki Myanmar Securities Exchange di Yangon.

Bursa saham ini berdiri sejak 1996. Namun, bursa saham ini tidak terlalu sukses karena hanya dua saham saja yang diperdagangkan.


Survei KG Media

TERBARU
Kontan Academy
Supply Chain Management on Procurement Economies of Scale (SCMPES) Brush and Beyond

[X]
×