kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.839.000   -20.000   -0,70%
  • USD/IDR 17.500   -30,00   -0,17%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

Nokia menuntut RIM hentikan penjualan BlackBerry


Kamis, 29 November 2012 / 10:03 WIB
ILUSTRASI. Suka makan mi instan pakai nasi? Ini efek buruknya, waspada


Reporter: Dyah Megasari |

NEW YORK. Perang hak paten produsen smartphone semakin panas. Setelah Apple dan Samsung terus berseteru, kini giliran Nokia yang menggugat Research in Motion (RIM).

Nokia meminta pengadilan di Amerika Serikat (AS), Inggris dan Kanada memblokir penjualan produk milik RIM yaitu Blackberry.

Perusahaan asal Finlandia itu menghendaki, sebelum ada keputusan sidang, RIM tidak diizinkan memproduksi perangkat yang menawarkan jenis umum konektivitas sambungan wi-fi sampai ada kesepakatan pembayaran lisensi.

RIM menyatakan akan merespon tuntutan Nokia pada waktunya.

"Research In Motion telah bekerja keras untuk mengembangkan teknologi unggulan Blackberry dan membangun sebuah industri kekayaan intelektual sendiri,'' demikian isi pernyataan RIM yang menjadi sinyal bahwa mereka akan melakukan kontra gugatan.

Perselisihan ini merupakan yang terbaru dalam serangkaian gangguan hukum yang dialami RIM saat perusahaan ini tengah bersiap merilis sistem operasi baru.




TERBARU

[X]
×