kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.785.000   -13.000   -0,46%
  • USD/IDR 17.823   4,00   0,02%
  • IDX 6.130   -76,16   -1,23%
  • KOMPAS100 809   -11,59   -1,41%
  • LQ45 620   -10,81   -1,71%
  • ISSI 215   -2,62   -1,20%
  • IDX30 354   -6,31   -1,75%
  • IDXHIDIV20 438   -8,62   -1,93%
  • IDX80 93   -1,35   -1,42%
  • IDXV30 121   -2,44   -1,98%
  • IDXQ30 115   -2,13   -1,83%

Nvidia Berencana Guyur Investasi US$ 150 Miliar Per Tahun di Taiwan


Rabu, 27 Mei 2026 / 13:01 WIB
Nvidia Berencana Guyur Investasi US$ 150 Miliar Per Tahun di Taiwan
ILUSTRASI. CEO Nvidia Jensen Huang membuka rencana investasi sekitar US$ 150 miliar per tahun di Taiwan (REUTERS/Fred Greaves)


Sumber: Reuters | Editor: Harris Hadinata

KONTAN.CO.ID - TAIPEI. CEO Nvidia Jensen Huang membuka rencana investasi sekitar US$ 150 miliar per tahun di Taiwan. Huang menyebut negara ini sebagai pusat revolusi akal imitasi (AI) dan memprediksi Taiwan akan menjadi pusat manufaktur teknologi dunia untuk waktu yang lama.

"Empat tahun lalu, lima tahun lalu, Nvidia menghabiskan sekitar US$10 miliar-US$ 15 miliar per tahun di Taiwan. Sekarang kami menghabiskan US$ 100 miliar, bahkan mencapai US$ 150 miliar dolar AS di Taiwan setiap tahun," kata Huang, Rabu (27/5/2026), seperti dikutip Reuters.

Huang tidak memberikan kerangka waktu berapa lama Nvidia berencana berinvestasi sebesar US$ 150 miliar.

Baca Juga: Saham SK Hynix Melonjak: Kapitalisasi Pasar Tembus US$ 1 Triliun

Nvidia kini telah memulai proyek pembangunan kantor pusat Nvidia senilai US$ 5 triliun di Taiwan. Proyek ini ditargetkan beroperasi pada 2030. Huang mengatakan, Nvidia berencana mempekerjakan 4.000 orang di lokasi baru tersebut.

Kantor pusat di Taiwan ini akan membawa Nvidia lebih dekat dengan TSMC, pembuat cip kontrak terbesar di dunia, yang membuat banyak semikonduktor canggih yang mendukung tren menuju AI dan merupakan pemasok utama bagi Nvidia.

Pembangunan kantor pusat ini juga akan membantu Nvidia meningkatkan aliansinya dengan mitra manufaktur lainnya, termasuk Foxconn, Wistron, dan Quanta Computer, yang semuanya memainkan peran kunci dalam pengembangan server dan infrastruktur AI.

Baca Juga: IPO SpaceX: Siap Masuk Cepat ke Indeks Utama AS dan Global di Bawah Aturan FTSE Baru

"Taiwan adalah pusat revolusi AI. Di sinilah cip diproduksi, pengemasan dilakukan, di sinilah sistem dibuat, di sinilah superkomputer AI diciptakan. Jumlah mitra yang bekerja sama dengan kami di Taiwan sungguh luar biasa," papar Huang

Taiwan memainkan peran penting dalam rantai pasokan AI global untuk perusahaan-perusahaan teknologi besar, termasuk Nvidia dan Apple. Posisinya diperkuat oleh TSMC.

Nvidia mencetak sejarah akhir tahun lalu ketika menjadi perusahaan pertama yang mencapai kapitalisasi pasar US$ 5 triliun. Ini mengukuhkan posisinya di pusat booming AI global. Huang mengatakan, kapitalisasi pasar Nvidia akan lebih tinggi lagi dalam tiga hingga lima tahun ke depan.

Baca Juga: Micron Tembus Klub US$ 1 Triliun, Didukung Ledakan Permintaan Chip AI

Pekan lalu, Nvidia berupaya meyakinkan investor bahwa mereka dapat mempertahankan pertumbuhan yang luar biasa dengan bantuan basis pelanggan yang luas. Perusahaan ini juga menyebut produk-produk baru akan membantu melampaui perkiraan penjualan US$ 1 triliun untuk cip AI andalannya.




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×