kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.798.000   -5.000   -0,18%
  • USD/IDR 17.819   62,00   0,35%
  • IDX 6.130   -76,16   -1,23%
  • KOMPAS100 809   -11,59   -1,41%
  • LQ45 620   -10,81   -1,71%
  • ISSI 215   -2,62   -1,20%
  • IDX30 354   -6,31   -1,75%
  • IDXHIDIV20 438   -8,62   -1,93%
  • IDX80 93   -1,35   -1,42%
  • IDXV30 121   -2,44   -1,98%
  • IDXQ30 115   -2,13   -1,83%

Micron Tembus Klub US$ 1 Triliun, Didukung Ledakan Permintaan Chip AI


Selasa, 26 Mei 2026 / 23:27 WIB
Micron Tembus Klub US$ 1 Triliun, Didukung Ledakan Permintaan Chip AI
ILUSTRASI. Micron Technology Inc (REUTERS/Brendan McDermid)


Sumber: Reuters | Editor: Yudho Winarto

KONTAN.CO.ID - Micron Technology mencatatkan sejarah baru setelah sempat menembus kapitalisasi pasar sebesar US$ 1 triliun pada perdagangan Selasa (26/5/20026).

Pencapaian tersebut menempatkan Micron sebagai salah satu pemenang utama dalam gelombang besar pertumbuhan industri kecerdasan buatan (AI), yang mendorong lonjakan permintaan terhadap chip memori secara global.

Baca Juga: Konflik Iran-AS Kembali Panas, Serangan Baru Picu Tuduhan Pelanggaran

Melansir Reuters, ssaham Micron tercatat naik 17,4% ke level US$ 881,6 per saham, setelah sebelumnya sempat melesat hingga 19,3% pada sesi perdagangan.

Kenaikan ini dipicu oleh revisi target harga dari sejumlah analis, termasuk UBS yang menaikkan target harga saham Micron menjadi US$ 1.625 dari sebelumnya US$ 535, sekaligus menjadi yang tertinggi di antara 46 analis yang memantau saham perusahaan tersebut, berdasarkan data LSEG.

Menurut analis, lonjakan ini mencerminkan pergeseran fokus investor dalam tema investasi AI, yang kini tidak hanya berfokus pada produsen chip pemrosesan grafis (GPU), tetapi juga pada perusahaan penyedia memori yang menjadi infrastruktur penting dalam ekosistem AI.

“Permintaan terhadap memori murni meningkat sangat cepat dalam waktu singkat, dan Micron berada di pusatnya,” ujar Art Hogan, Chief Market Strategist di B Riley Wealth.

Baca Juga: UPDATE-Harga Minyak Dunia Melonjak 3% Selasa (26/5), Setelah Serangan AS ke Iran

Micron dikenal sebagai salah satu produsen utama chip memori yang digunakan untuk menyimpan dan memproses data, berbeda dengan perusahaan seperti Nvidia yang fokus pada chip pemrosesan AI.

Lonjakan nilai Micron juga menandai perubahan besar dalam industri semikonduktor global, di mana kebutuhan pusat data (data center) berbasis AI mendorong permintaan tinggi terhadap chip memori berkapasitas besar.

Di sisi lain, raksasa semikonduktor Asia seperti Samsung Electronics dan SK Hynix juga menjadi pemain utama dalam pasar memori global. Samsung sendiri telah lebih dulu menembus kapitalisasi pasar US$ 1 triliun.

Kinerja Micron turut didukung oleh kondisi pasokan yang ketat serta lonjakan harga chip memori, yang memberikan perusahaan daya tawar lebih kuat di pasar.

Perusahaan juga menyatakan bahwa seluruh pasokan high-bandwidth memory (HBM) untuk tahun 2026 telah habis terjual, mencerminkan tingginya permintaan dari industri AI.

Baca Juga: Xiaomi Corp Catatkan Penurunan Laba 43% pada Kuartal I-2026, Ini Faktor Pendorongnya

Dalam 12 bulan terakhir, saham Micron melonjak lebih dari delapan kali lipat, didorong oleh kinerja keuangan yang kuat serta optimisme pasar terhadap pertumbuhan AI jangka panjang.

Dengan perkembangan ini, Micron tidak lagi hanya dipandang sebagai emiten siklikal di industri semikonduktor, melainkan sebagai salah satu pemain kunci dalam rantai pasok teknologi AI global yang tengah berkembang pesat.




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×