kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.632.000   22.000   0,84%
  • USD/IDR 17.880   0,00   0,00%
  • IDX 6.340   108,24   1,74%
  • KOMPAS100 839   16,49   2,00%
  • LQ45 637   8,89   1,42%
  • ISSI 218   3,63   1,69%
  • IDX30 358   3,90   1,10%
  • IDXHIDIV20 444   3,51   0,80%
  • IDX80 96   1,59   1,69%
  • IDXV30 119   0,82   0,69%
  • IDXQ30 115   1,03   0,91%

Otoritas Korsel: Sejumlah vaksin flu salah penanganan selama penyimpanan


Jumat, 30 Oktober 2020 / 13:52 WIB
ILUSTRASI. Otoritas Korsel telah menemukan sejumlah vaksin flu musiman yang salah penanganan selama penyimpanan dan digunakan untuk inokulasi. REUTERS/Kim Hong-Ji/File Photo


Sumber: Yonhap,Yonhap | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

KONTAN.CO.ID - SEOUL. Otoritas kesehatan Korea Selata mengungkapkan, telah ditemukan sejumlah vaksin flu musiman yang salah penanganan selama penyimpanan dan digunakan untuk inokulasi.

Yonhap memberitakan, Badan Pengendalian dan Pencegahan Penyakit Korea (KDCA) mengatakan beberapa botol dikirim oleh Shinsung Pharm. Co digunakan pada akhir September di klinik lingkungan sebagai bagian dari program vaksinasi flu nasional.

Program tersebut dihentikan sementara pada 22 September setelah beberapa vaksin tidak aktif yang dikirim oleh perusahaan terkena suhu kamar selama pengiriman, memicu kekhawatiran atas penurunan potensi dan keamanan vaksin. Pihak berwenang kemudian menyimpulkan tidak ada masalah keamanan.

KDCA mengatakan saat ini sedang menyelidiki jumlah pasti botol yang digunakan dan jumlah orang yang telah menerima suntikan.

Baca Juga: Jumlah kematian pasca suntikan vaksin flu mendekati angka 60, warga Korsel kian cemas

Sekitar 5 juta dosis yang dikirim oleh perusahaan sudah dibuang.

Melansir Yonhap, Korsel telah mendorong skema vaksinasi flu gratis untuk menyuntik sekitar 19 juta orang, termasuk remaja dan warga lanjut usia.

Program vaksinasi gratis diperluas tahun ini dalam upaya mencegah potensi "twindemic" Covid-19 dan flu selama musim dingin.

Otoritas kesehatan telah berulang kali mendesak warga Korsel untuk mengambil suntikan flu, dengan alasan tidak ada masalah keamanan, sebelum musim influenza tiba, karena lebih banyak kematian dapat terjadi akibat komplikasi serius yang dipicu oleh flu, seperti pneumonia.

Baca Juga: Ada 48 orang tewas, Korea Selatan tetap desak warganya lanjutkan vaksin flu

Umumnya, musim flu tiba antara akhir November dan Desember. Mengingat vaksin flu menyebabkan antibodi berkembang di dalam tubuh sekitar dua minggu setelah vaksinasi, para ahli di sini merekomendasikan orang untuk mendapatkan suntikan flu paling lambat pertengahan November.

Selanjutnya: Pertama dalam 32 bulan, Korsel laporkan kasus flu burung yang sangat mematikan




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Strategi Implementasi PP 20 tahun 2026 (PPh Final UMKM) dan Mitigasi Risiko SP2DK

[X]
×