kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.690.000   11.000   0,41%
  • USD/IDR 17.910   -29,00   -0,16%
  • IDX 6.410   65,94   1,04%
  • KOMPAS100 845   12,09   1,45%
  • LQ45 640   9,44   1,50%
  • ISSI 222   2,82   1,29%
  • IDX30 359   5,14   1,45%
  • IDXHIDIV20 438   4,81   1,11%
  • IDX80 96   1,44   1,52%
  • IDXV30 120   0,97   0,81%
  • IDXQ30 114   1,39   1,23%

Pakar: Covid-19 tidak akan pernah berakhir


Sabtu, 13 Maret 2021 / 09:42 WIB
ILUSTRASI. Kapan pandemi ini akan berakhir? Itulah pertanyaan di benak banyak orang setelah setahun hidup dengan pandemi Covid-19.


Sumber: CBSNews | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

Tetapi para peneliti mengatakan, tidak ada rekam jejak penyakit menular yang benar-benar diberantas, dan segala sesuatu tentang Covid-19 menunjukkan bahwa itu tidak akan berbeda.

"Mikroba yang lebih menular, semakin sulit dikendalikan," kata Dr. Tom Frieden, CEO Resolve To Save Lives dan mantan direktur CDC, kepada CBS News. 
"Covid sangat menantang untuk dikendalikan, dan varian baru menunjukkan bahwa kita mungkin akan memainkan semacam permainan kucing dan tikus," tambahnya.

Sebelum mewabahnya Covid-19, masyarakat sudah terbiasa hidup dengan penyakit endemik. Flu adalah salah satu contohnya. Campak adalah contoh lainnya. Keduanya terus menyebar dan membunuh orang setiap tahun meskipun telah divaksinasi dan ditahan selama beberapa dekade.

Baca Juga: Pakar sebut semua jenis vaksin efektif membentuk antibodi terhadap virus Covid-19

Bahkan virus penyebab Covid-19 hanyalah jenis baru dari virus corona. Virus corona lain telah lama beredar dan dalam beberapa kasus dapat menyebabkan flu biasa. Covid-19 sendiri sudah mengalami mutasi yang membuatnya semakin menular dan berpotensi mematikan.

Satu-satunya penyakit menular dalam sejarah modern yang harus dibasmi di seluruh dunia adalah cacar, yang dinyatakan WHO sudah diberantas pada 1980. Tapi itu hampir 200 tahun setelah pembuatan vaksin cacar pertama. 

Baca Juga: WHO: Tidak ada kasus kematian akibat vaksin virus corona hingga saat ini




TERBARU

[X]
×