kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.819.000   -20.000   -0,70%
  • USD/IDR 17.620   67,00   0,38%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

Parlemen Pertanyakan Perawatan Kanal


Jumat, 18 Juni 2010 / 09:31 WIB


Reporter: Agung Ardyatmo, Straits Times | Editor: Uji Agung Santosa

SINGAPURA. Anggota parlemen Singapura mempertanyakan apakah minimnya perawatan sebagai biang keladi dibalik banjir yang melanda Singapura, Rabu (16/6) pagi waktu setempat. Pertanyaan ini muncul, setelah penyelidikan Badan Perairan Nasional (PUB) menemukan, saluran air yang tersumbat menjadi penyebab terjadinya banjir tersebut.

Lee Bee Wah, Wakil Ketua Parlemen untuk Urusan Pembangunan dan Lingkungan mengungkapkan, dirinya berencana untuk mengangkat isu tersebut di parlemen. "Entah karena saluran air yang terlampau kecil atau sistem pembuangan yang tidak terawat, audit tetap harus dilakukan," tandasnya.

Bee Wah menambahkan, dirinya yakin PUB bisa berbuat yang lebih optimal lagi untuk meningkatkan perawatan saluran air tersebut. "Meski untuk urusan kebersihan diserahkan ke pihak ketiga, namun soal kanal ini tetap menjadi tanggung jawab PUB," cetusnya.




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×