kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.599.000   -4.000   -0,15%
  • USD/IDR 17.947   -95,00   -0,53%
  • IDX 6.351   31,53   0,50%
  • KOMPAS100 835   3,22   0,39%
  • LQ45 634   -1,22   -0,19%
  • ISSI 220   1,96   0,90%
  • IDX30 356   -1,18   -0,33%
  • IDXHIDIV20 435   -3,83   -0,87%
  • IDX80 95   0,21   0,22%
  • IDXV30 120   -0,51   -0,42%
  • IDXQ30 113   -0,52   -0,45%

Paus Fransiskus sebut Eropa benua yang lusuh


Selasa, 25 November 2014 / 22:59 WIB
ILUSTRASI. Bank Indonesia optimistis nilai tukar rupiah akan menguat tahun depan. KONTAN/Fransiskus Simbolon


Sumber: BBC | Editor: Yudho Winarto

STRASBOURG. Paus Fransiskus memperingatkan dunia melihat Eropa sebagai benua yang "tua dan lusuh" saat memberikan pidato di Parlemen Eropa di Strasbourg, Prancis, Selasa (25/11).

Seperti yang dilansir oleh BBC, Paus mengatakan Eropa "semakin tidak berperan sebagai pemimpin" di tengah dunia yang tidak terlalu mempercayainya.

Dia juga meminta adanya "reaksi bersama" dalam menghadapi banyaknya migran miskin dan terpinggirkan yang datang ke Eropa.

Kunjungan Paus Fransiskus di Strasbourg dikeluhkan sejumlah pihak, yang menuduhnya tidak memperhatikan Eropa.

Sebagian besar warga Katolik Strasbourg kecewa karena dia tidak akan menemui mereka atau katedral kota tersebut.

Paus dijadwalkan berbicara di depan Dewan Eropa, badan hak asasi manusia utama Eropa.

Kunjungan empat jam ini kunjungan tersingkat yang pernah dilakukan Paus adalah lawatan keduanya ke Eropa sejak menjabat, setelah mengunjungi Albania pada bulan September.

Dia mendatangi Pulau Lampedusa, Italia, pada bulan Juli 2013 untuk bertemu dan berdoa untuk para migran.

Berbicara pada hari Selasa, Paus mendesak dilakukannya aksi untuk mengatasi ribuan migran yang tewas tenggelam.

"Kita tidak bisa membiarkan Laut Tengah menjadi sebuah tempat pemakaman besar," katanya.




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Effective Warehouse Management

[X]
×