kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 1.964.000   20.000   1,03%
  • USD/IDR 16.488   106,00   0,65%
  • IDX 7.830   -121,60   -1,53%
  • KOMPAS100 1.089   -17,02   -1,54%
  • LQ45 797   -14,45   -1,78%
  • ISSI 265   -3,29   -1,23%
  • IDX30 413   -7,90   -1,88%
  • IDXHIDIV20 481   -7,60   -1,56%
  • IDX80 120   -2,17   -1,77%
  • IDXV30 129   -2,94   -2,22%
  • IDXQ30 134   -2,35   -1,73%

PBOC: Target Pertumbuhan Ekonomi China Tahun Depan Tidak Lebih Rendah dari 5%


Jumat, 18 November 2022 / 13:48 WIB
PBOC: Target Pertumbuhan Ekonomi China Tahun Depan Tidak Lebih Rendah dari 5%
ILUSTRASI. Gedung bank sentral China (PBOC). China harus menetapkan target pertumbuhan ekonominya tidak lebih rendah dari 5% untuk tahun 2023.


Sumber: Reuters | Editor: Khomarul Hidayat

KONTAN.CO.ID - BEIJING. China harus menetapkan target pertumbuhan ekonominya tidak lebih rendah dari 5% untuk tahun 2023.

Demikian dikatakan Liu Shijin, penasihat kebijakan bank sentral China (PBOC) seperti dilansir Reuters, Jumat (18/11).

China yang merupakan negara dengan perekonomian terbesar kedua di dunia itu, ekonominya hanya tumbuh 3% dalam tiga kuartal pertama tahun ini, jauh di bawah target tahunan sekitar 5,5%.

Pertumbuhan ekonomi China setahun penuh tahun ini diperkirakan akan lebih dari 3%.

"Saat ini, menekan pertumbuhan ekonomi China untuk kembali ke jalur normal atau kisaran yang wajar," kata Liu di KTT Caixin.

Baca Juga: China Diprediksi Tetap Pertahankan Bunga Acuan Kredit

Pertumbuhan ekonomi dapat meningkat pada paruh pertama tahun depan, jika China mampu menghilangkan dampak Covid-19, mengambil langkah-langkah untuk menstabilkan pertumbuhan dan menopang ekspektasi dan kepercayaan diri, tambah Liu.

Penasihat pemerintah China mengatakan mereka akan merekomendasikan target pertumbuhan ekonomi yang moderat untuk tahun 2023, mulai dari 4,5% hingga 5,5%, mewakili kenaikan dari pertumbuhan tahun ini. Namun, ekonomi China diperkirakan masih tertatih-tatih oleh Covid-19 dan tantangan lainnya.

Para pemimpin China akan memetakan arah ekonomi pada konferensi tertutup pada bulan Desember mendatang, kata orang-orang yang terlibat dalam diskusi kebijakan pemerintah.

Baca Juga: Covid-19 Terus Melonjak, Guangzhou Siapkan 250.000 Tempat Tidur untuk Karantina Warga




TERBARU
Kontan Academy
[Intensive Workshop] AI-Powered Scenario Analysis AYDA dan Penerapannya, Ketika Debitor Dinyatakan Pailit berdasarkan UU. Kepailitan No.37/2004

[X]
×