kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • LQ45868,39   -1,11   -0.13%
  • EMAS947.000 1,07%
  • RD.SAHAM -0.05%
  • RD.CAMPURAN 0.10%
  • RD.PENDAPATAN TETAP 0.00%

Pejabat AS ramai-ramaikan siarkan suntik vaksin virus corona


Selasa, 22 Desember 2020 / 09:08 WIB
Pejabat AS ramai-ramaikan siarkan suntik vaksin virus corona
ILUSTRASI. Ini cara pejabat tinggi AS kampanyekan vaksin virus corona. ANTARA FOTO/Moch Asim/rwa.


Sumber: Kompas.com | Editor: Adi Wikanto

KONTAN.CO.ID - Washington DC. Vaksinasi vaksin virus corona terhadap pejabat Amerika Serikat ( AS) yang disiarkan secara publik menjadi tren di “Negeri Uncle Sam”. Terbaru, Presiden AS terpilih Joe Biden mendapatkan dosis pertama vaksin virus corona pada Senin (21/12/2020).

Dilansir dari The National, Biden mendapat vaksin virus corona dari Pfizer-BioNTech di Rumah Sakit ChristianaCare di Wilmington, Delaware, AS. Penyuntikan vaksin virus corona yang disiarkan kepada publik merupakan langkah pejabat AS untuk meyakinkan rakyat AS bahwa vaksin virus corona tersebut aman.

“Saya melakukan ini untuk menunjukkan bahwa orang harus siap ketika vaksin virus corona telah tersedia. Tidak ada yang perlu dikhawatirkan, "kata Biden sebagaimana dilansir dari The National.

Sebelum Biden, Wakil Presiden AS Mike Pence adalah pimpinan AS yang telah menerima vaksin virus corona dan disiarkan di depan publik. Pence disuntik vaksin virus corona di depan kamera di Gedung Putih pada Jumat (18/12/2020).

Baca juga: Syarat Rapid test & PCR untuk bepergian tidak berlaku bagi kelompok umur ini

Selain Pence dan Biden, pejabat tinggi AS juga telah disuntik vaksin virus corona. Para pejabat tersebut divaksinasi sebagai bagian dari kampanye vaksinasi vaksin virus corona terbesar dalam sejarah AS.

Pada Jumat, Pemimpin Mayoritas Senat Mitch McConnell dan Pemimpin Mayoritas DPR Nancy Pelosi juga menerima dosis pertama vaksin virus corona. Selain itu, anggota parlemen AS lainnya juga disuntik vaksin virus corona pada Jumat sebagaimana dilansir dari Associated Press.

Wakil Presiden AS terpilih Kamala Harris dijadwalkan untuk menerima suntikan pertama virus corona pekan depan. Mereka memilih untuk mempublikasikan penyuktikan vaksin virus corona sebagai bagian dari kampanye untuk meyakinkan rakyat AS.

Mereka berusaha meyakinkan Amerika bahwa vaksin itu aman dan efektif di tengah skeptisisme, terutama di kalangan Republik. Sementara itu, Presiden AS Donald Trump masih belum disuntik vaksin virus corona hingga saat ini. Gedung Putih mengatakan, Trump sedang mendiskusikan dengan dokternya ihwal penyuntikan vaksin virus corona.

Pada awal Desember, Trump menulis di Twitter bahwa dia tidak dijadwalkan untuk mendapat suntikan vaksin virus corona tetapi dia berharap untuk melakukannya pada waktu yang tepat. Gedung Putih menawarkan alasan lain untuk menunggu, dengan mengatakan bahwa Trump menunjukkan dukungan kepada kelompok paling rentan untuk mendapatkan vaksin terlebih dahulu.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Pejabat AS Ramai-ramai Siarkan Vaksinasi Covid-19, Ini Sebabnya",


Penulis : Danur Lambang Pristiandaru
Editor : Danur Lambang Pristiandaru

Selanjutnya: Benarkah virus corona baru hasil mutasi lebih berbahaya? Ini kata WHO

 

 




TERBARU

[X]
×