kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 1.836.000   17.000   0,93%
  • USD/IDR 16.720   -165,00   -1,00%
  • IDX 6.511   38,26   0,59%
  • KOMPAS100 929   5,57   0,60%
  • LQ45 735   3,38   0,46%
  • ISSI 201   1,06   0,53%
  • IDX30 387   1,61   0,42%
  • IDXHIDIV20 468   2,62   0,56%
  • IDX80 105   0,58   0,56%
  • IDXV30 111   0,69   0,62%
  • IDXQ30 127   0,73   0,58%

Pelatih Red Sparks Terharu Perjuangan Megawati Cs Bertanding di Laga Final Voli Korea


Rabu, 02 April 2025 / 20:45 WIB
Pelatih Red Sparks Terharu Perjuangan Megawati Cs Bertanding di Laga Final Voli Korea
ILUSTRASI. Pemain voli asal Indonesia Megawati Hangestri Pertiwi bersama teman satu tim di Jeonggwanjang Red Sparks


Sumber: Naver | Editor: Yudho Winarto

KONTAN.CO.ID - Pelatih tim voli profesional putri Jeong Kwan-jang Red Sparks Ko Hee-jin mengungkapkan rasa terima kasihnya kepada para pemain yang menunjukkan semangat juang dengan tetap bermain meskipun harus mengonsumsi obat penghilang rasa sakit.

Melansir laman Naver.com, Ia berkata, "Saya sangat bersyukur hingga meneteskan air mata."

Baca Juga: Megawati Bersinar! Red Sparks ke Final Liga Voli Korea Selatan Setelah 13 Tahun

Red Sparks kalah 2-3 (25-23, 25-18, 22-25, 12-25, 12-25) pada pertandingan kedua final V-League Dodram 2024-25 melawan Heungkuk Life Insurance Pink Spiders yang digelar di Incheon Samsan Gymnasium pada Rabu (2/4).

Dengan kekalahan di dua laga awal, Red Sparks kini berada dalam situasi sulit dan harus memenangkan tiga pertandingan berturut-turut untuk merebut gelar juara.

Pada pertandingan ini, libero Nolan, yang absen di laga pertama karena cedera, tetap bermain setelah mengonsumsi obat pereda nyeri.

Selain itu, Yeom Hye-seon, meskipun tidak bisa melompat karena cedera, tetap tampil penuh semangat. Namun, perjuangan mereka tidak cukup untuk menghindari kekalahan tim.

Pelatih Ko Hee-jin memberikan apresiasi tinggi kepada para pemainnya, mengatakan, "Setelah kalah di pertandingan kedua, situasinya menjadi semakin sulit. Namun, para pemain yang tetap bermain meskipun menahan rasa sakit layak mendapatkan tepuk tangan. Pasti sangat menyakitkan bagi mereka, tetapi melihat mereka berjuang di lapangan membuat saya menangis."

Baca Juga: Red Sparks Kewalahan Tanpa Yeom Hye-seon, Hyundai Samakan Kedudukan di Playoff

Ia menambahkan, "Meskipun kami kalah dengan mudah di pertandingan pertama, saya senang kami bisa bermain lebih baik di pertandingan kedua. Saya khawatir para pemain akan merasa kesulitan, tetapi demi para penggemar Jeong Kwan-jang, kami tidak akan menyerah di pertandingan ketiga."

Red Sparks sebenarnya mendominasi Pink Spiders hingga set kedua. Namun, tingkat keberhasilan serangan mereka menurun drastis sejak set ketiga, yang akhirnya menyebabkan kekalahan.

Kegagalan mereka dalam memblokir serangan Kim Yeon-kyung, terutama pada momen krusial di set kelima, menjadi faktor penentu kekalahan tim.

Pelatih Ko Hee-jin juga memuji penampilan lawannya, dengan mengatakan, "Kim Yeon-kyung bermain luar biasa hari ini. Selama tiga tahun saya melatih voli putri, ini adalah penampilan terbaiknya. Rasanya seperti melihat Leonardo Leyva (nama terdaftar: Leo) yang mampu memukul bola dengan sempurna meskipun ada tiga blok. Saya tidak bisa meminta (Jeong) Ho-young atau Megawati Hangestri Pertiwi (Mega) untuk menghentikan bola sebagus itu."

Baca Juga: Megawati Tak Terbendung! Red Sparks Unggul di Laga Pertama Playoff Liga Voli Korea

Meski menghadapi tantangan besar, pelatih Ko Hee-jin tetap optimistis dan berjanji akan berjuang hingga akhir, "Kami akan memastikan bahwa perjalanan kami ke final, yang pertama dalam 13 tahun terakhir, tidak berakhir hanya dalam tiga pertandingan."

Selanjutnya: Elon Musk Bongkar Rahasia! Ingin Tunjukkan Cadangan Emas Raksasa AS yang Tersembunyi

Menarik Dibaca: 11 Cara Menurunkan Kadar Kolesterol Tinggi dengan Cepat dan Mudah


Survei KG Media

TERBARU
Kontan Academy
Supply Chain Management on Procurement Economies of Scale (SCMPES) Brush and Beyond

[X]
×