kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.956.000   -17.000   -0,57%
  • USD/IDR 16.845   66,00   0,39%
  • IDX 8.104   -42,84   -0,53%
  • KOMPAS100 1.140   -5,81   -0,51%
  • LQ45 829   -3,44   -0,41%
  • ISSI 285   -2,28   -0,79%
  • IDX30 433   -0,67   -0,15%
  • IDXHIDIV20 521   1,04   0,20%
  • IDX80 127   -0,56   -0,44%
  • IDXV30 142   0,14   0,10%
  • IDXQ30 140   0,20   0,14%

Pemilik GoPro terdepak dari jajaran miliarder


Kamis, 14 Januari 2016 / 22:24 WIB
Pemilik GoPro terdepak dari jajaran miliarder


Reporter: Yuwono Triatmodjo | Editor: Yuwono Triatmodjo

CALIFORNIA. Akibat kejatuhan harga saham GoPro Inc, Nicholas Woodman, sang pemilik, terdepak dari jajaran miliarder dunia. Dalam 12 bulan terakhir, harga saham produsen kamera action tersebut anjlok hingga 80%.

Seperti diberitakan Forbes, Rabu (13/1) harga saham perusahaan yang bermarkas di California tersebut kini berada di level US$ 11 per saham. Akibatnya, nilai kekayaan Woodman yang sebelumnya mencapai US$ 3,3 miliar, kini tersisa US$ 995 miliar.

Salah satu pemicu antipati investor terhadap saham ini adalah rencana pemangkasan 7% jumlah karyawan GoPro yang diumumkan Rabu kemarin. Sontak, harga saham GoPro saat itu rontok hingga 24% dalam sehari.

Selain itu, pendapatan GoPro pada kuartal IV 2015 diprediksi hanya sebesar US$ 435 juta. Jumlah ini lebih rendah dari estimasi sejumlah analis yang mematok di kisaran US$ 512 juta. Produk baru GoPro yang bertajuk Hero4 tak diminati pasar. Bahkan saat perusahaan ini memangkas harga jual produknya tersebut dari US$ 399 menjadi US$ 199.

Untuk mengangkat kembali kinerjanya, GoPro berencana meluncurkan produk drone di paruh pertama tahun 2016. Namun rencana ini juga tidak bisa membendung aksi jual saham oleh investornya.




TERBARU
Kontan Academy
Intensive Sales Coaching: Lead Better, Sell More! Supply Chain Management on Practical Sales Forecasting (SCMPSF)

[X]
×