kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.673.000   5.000   0,19%
  • USD/IDR 17.892   34,00   0,19%
  • IDX 6.101   -15,36   -0,25%
  • KOMPAS100 796   1,04   0,13%
  • LQ45 598   -0,77   -0,13%
  • ISSI 212   -1,29   -0,61%
  • IDX30 338   -0,72   -0,21%
  • IDXHIDIV20 413   -2,81   -0,68%
  • IDX80 90   0,11   0,12%
  • IDXV30 111   -0,72   -0,65%
  • IDXQ30 108   -0,25   -0,23%

Pemilik Prada dituduh menghindari pajak


Senin, 29 September 2014 / 16:42 WIB
ILUSTRASI. Sepanjang tahun ini, harga bitcoin telah naik sekitar 84%.


Sumber: Bloomberg | Editor: Sanny Cicilia

HONG KONG. Pemilik Prada diinvestigasi otoritas pajak Italia. Mereka diduga memiliki perusahaan di luar negeri untuk menyimpan dana yang seharusnya menjadi obyek pajak negara. 

Prada SpA pada regulator bursa Hong Kong hari ini mengatakan, Miuccia dan Patricio tengah diinvestigasi Italian Judicial Authority sebagai individu yang memiliki perusahaan asing. "Tapi penyelidikan atas keduanya tidak berhubungan dengan perusahaan maupun anak usaha Prada," kata Chairman Calo Mazzi, dalam pernyataan resmi hari ini. 

Belakangan, otoritas Italia kian gencar mengendus penyembunyian pajak. Tahun lalu, polisi menyita € 46 juta (US$ 58 juta) aset para petinggi pemilik Bulgari terkait penghindaran pajak. Tahun ini, Domenico Dolce dan Stegano Gabbana (Dolce Gabbana) dihukum penjara 18 bulan lantaran tidak membayar tunggakan pajak € 40 juta. 

Kepala Investor Relations Prada di Hong Kong Cynthia Cheng tidak menjawab panggilan Bloomberg terkait kabar ini. Prada di akhir semester I-2014 ini membukukan penurunan laba 21% year on year lantaran penurunan permintaan di Asia dan Eropa. Sahamnya yang terdaftar di bursa Hong Kong turun 0,9% ke HK 47,85 pada pukul 15.53 waktu setempat




TERBARU
Langganan Business Insight promo optimal
Kontan Academy
Supply Chain End-to-End: From Forecast to Customer Value How to Manage Your Gen Z Salespeople?

[X]
×