kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.920.000   30.000   1,04%
  • USD/IDR 16.900   45,00   0,27%
  • IDX 7.935   -168,62   -2,08%
  • KOMPAS100 1.117   -23,38   -2,05%
  • LQ45 816   -13,78   -1,66%
  • ISSI 278   -6,99   -2,45%
  • IDX30 426   -6,36   -1,47%
  • IDXHIDIV20 515   -6,10   -1,17%
  • IDX80 125   -2,26   -1,78%
  • IDXV30 139   -2,98   -2,10%
  • IDXQ30 139   -1,10   -0,79%

Pemilik Prada dituduh menghindari pajak


Senin, 29 September 2014 / 16:42 WIB
Pemilik Prada dituduh menghindari pajak
ILUSTRASI. Sepanjang tahun ini, harga bitcoin telah naik sekitar 84%.


Sumber: Bloomberg | Editor: Sanny Cicilia

HONG KONG. Pemilik Prada diinvestigasi otoritas pajak Italia. Mereka diduga memiliki perusahaan di luar negeri untuk menyimpan dana yang seharusnya menjadi obyek pajak negara. 

Prada SpA pada regulator bursa Hong Kong hari ini mengatakan, Miuccia dan Patricio tengah diinvestigasi Italian Judicial Authority sebagai individu yang memiliki perusahaan asing. "Tapi penyelidikan atas keduanya tidak berhubungan dengan perusahaan maupun anak usaha Prada," kata Chairman Calo Mazzi, dalam pernyataan resmi hari ini. 

Belakangan, otoritas Italia kian gencar mengendus penyembunyian pajak. Tahun lalu, polisi menyita € 46 juta (US$ 58 juta) aset para petinggi pemilik Bulgari terkait penghindaran pajak. Tahun ini, Domenico Dolce dan Stegano Gabbana (Dolce Gabbana) dihukum penjara 18 bulan lantaran tidak membayar tunggakan pajak € 40 juta. 

Kepala Investor Relations Prada di Hong Kong Cynthia Cheng tidak menjawab panggilan Bloomberg terkait kabar ini. Prada di akhir semester I-2014 ini membukukan penurunan laba 21% year on year lantaran penurunan permintaan di Asia dan Eropa. Sahamnya yang terdaftar di bursa Hong Kong turun 0,9% ke HK 47,85 pada pukul 15.53 waktu setempat




TERBARU

[X]
×