kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.580.000   -17.000   -0,65%
  • USD/IDR 18.014   16,00   0,09%
  • IDX 6.116   -32,10   -0,52%
  • KOMPAS100 794   -4,80   -0,60%
  • LQ45 609   -2,91   -0,48%
  • ISSI 212   -0,27   -0,13%
  • IDX30 338   -1,41   -0,42%
  • IDXHIDIV20 427   0,38   0,09%
  • IDX80 91   -0,54   -0,60%
  • IDXV30 116   -0,03   -0,03%
  • IDXQ30 110   0,09   0,08%

Penasihat Beijing: China sudah melakukan berbagai cara, kini semua terserah Trump


Selasa, 03 September 2019 / 11:59 WIB
ILUSTRASI. Presiden AS Donald Trump


Sumber: CNBC | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

Trump bilang, "Beijing melanggar kesepakatan." Hingga akhirnya, Washington kembali menaikkan tarif atas barang-barang China.

Sejak saat itu, perang dagang kembali memanas. Kedua belah pihak saling berbalas dengan menaikkan pajak. Kondisi ini mendorong sejumlah pengamat untuk menurunkan ekspektasi mereka bahwa kedua negara besar dunia ini akan mencapai kata sepakat sebelum pemilihan umum AS 2020.

Baca Juga: Pasar saham global dibayangi perang dagang dan krisis Argentina

Wang mengatakan, ada kejanggalan dengan cara Trump menaikkan lagi dan lagi pajak terhadap barang-barang China. "Namun Beijing masih membuka pintu perundingan. Jadi terserah AS untuk terus lanjut dan lebih fleksibel dan tidak mengambil langkah keras atas masalah ini," jelas Wang.

Sejumlah pengamat mengatakan, isu yang diangkat AS mengenai praktek bisnis China memang ada benarnya. Kendati demikian, cara pemerintahan Trump dalam mengatasi masalah tersebut -seperti mengkritik di area publik dan menyudutkan China- tidak akan efektif.




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
CFO Lens Winning Sales Proposal

[X]
×