kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.540.000   0   0,00%
  • USD/IDR 18.097   17,00   0,09%
  • IDX 5.439   51,35   0,95%
  • KOMPAS100 703   6,01   0,86%
  • LQ45 547   2,49   0,46%
  • ISSI 186   3,05   1,66%
  • IDX30 306   1,13   0,37%
  • IDXHIDIV20 403   3,67   0,92%
  • IDX80 81   0,56   0,70%
  • IDXV30 112   1,52   1,37%
  • IDXQ30 102   0,58   0,58%

Pendemo blokir fasilitas check-in, Bandara Hong Kong tangguhkan proses keberangkatan


Selasa, 13 Agustus 2019 / 17:22 WIB
ILUSTRASI. Penerbangan dibatalkan di Bandara Hong Kong


Reporter: SS. Kurniawan | Editor: S.S. Kurniawan

KONTAN.CO.ID - HONG KONG. Bandara Internasional Hong Kong kembali jadi sasaran aksi unjuk rasa pro-demokrasi. Ratusan pendemo sejak Selasa (13/8) siang menduduki terminal keberangkatan salah satu bandar udara paling sibuk di dunia itu.

Mereka bahkan memblokir fasilitas check-in. Akibatnya, mulai pukul 16.30 waktu setempat, otoritas bandara menangguhkan semua proses check-in untuk penerbangan keberangkatan dari Bandara Internasional Hong Kong.

"Operasional terminal keberangkatan di Bandara Internasional Hong Kong benar-benar terganggu akibat aksi tersebut," kata otoritas bandara dalam sebuah pernyataan tertulis seperti dikutip channelnewsasia.com.

Baca Juga: Otoritas Bandara Hong Kong batalkan semua penerbangan

Tapi, penerbangan keberangkatan yang sudah menyelesaikan proses check-in tetap beroperasi. Begitu juga dengan penerbangan kedatangan ke Bandara Internasional Hong Kong. "Maskapai akan menyediakan pengaturan bagi penumpang yang belum menyelesaikan proses keberangkatan," imbuh otoritas bandara.

Senin (12/8), otoritas sempat membatalkan seluruh penerbangan dari dan ke Bandara Internasional Hong Kong, setelah ribuan demonstran pro-demokrasi melakukan aksi di terminal keberangkatan. Tapi, sejak Selasa (13/8) dinihari, otoritas kembali membuka Bandara Hong Kong pasca para pendemo membubarkan diri.

Aksi demonstrasi besar-besaran sudah berlangsung 10 pekan di Hong Kong. Mereka mendesak pembatalan Undang-Undang Ekstradisi.




TERBARU

[X]
×