kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.738.000   0   0,00%
  • USD/IDR 18.046   -27,00   -0,15%
  • IDX 5.595   -245,02   -4,20%
  • KOMPAS100 736   -35,18   -4,56%
  • LQ45 558   -23,17   -3,99%
  • ISSI 195   -8,81   -4,33%
  • IDX30 316   -12,58   -3,83%
  • IDXHIDIV20 392   -14,84   -3,65%
  • IDX80 84   -3,56   -4,08%
  • IDXV30 107   -4,76   -4,28%
  • IDXQ30 102   -3,95   -3,72%

Pendukung Trump kembali berulah, Polisi peringatkan ancaman kekerasan di Capitol AS


Sabtu, 18 September 2021 / 10:12 WIB
ILUSTRASI. Anggota Garda Nasional berkumpul di Capitol AS saat Dewan Perwakilan Rakyat bersiap untuk memulai proses pemungutan suara , di Washington, AS, Selasa (12/1/2021).


Sumber: Reuters | Editor: Noverius Laoli

Pasukan Garda Nasional, yang tidak akan bersenjata kecuali tongkat, akan digunakan setelah kemampuan penegakan hukum lokal, negara bagian dan federal telah disadap, kata juru bicara itu.

"Gugus tugas hanya akan dikerahkan atas permintaan Polisi Capitol untuk membantu melindungi Gedung Capitol AS dan gedung Kantor Kongres dengan menjaga titik masuk gedung dan memverifikasi kredensial individu yang mencari akses ke gedung," kata juru bicara itu.

Manger mengatakan satu risiko yang sedang dipersiapkan polisi adalah bentrokan antara pendukung Trump dan kontra-pemrotes.

"Apa yang kami khawatirkan, saya pikir, lebih dari segalanya adalah kemungkinan kontra-demonstran datang ke demonstrasi ini dan ada kekerasan antara kedua kelompok itu," kata Manger.

“Menurut pendapat saya, itulah skenario kekerasan yang paling mungkin terjadi.” Pada akhir pekan sebagian besar anggota parlemen AS berada di luar kota.

Selanjutnya: Donald Trump isyaratkan bakal mencalonkan diri sebagai presiden lagi pada 2024




TERBARU

[X]
×