kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • LQ45789,82   1,25   0.16%
  • EMAS1.008.000 0,10%
  • RD.SAHAM 0.17%
  • RD.CAMPURAN 0.10%
  • RD.PENDAPATAN TETAP 0.00%

Peneliti Jepang temukan fakta: Virus corona bisa menyerang otak


Sabtu, 19 September 2020 / 10:30 WIB
Peneliti Jepang temukan fakta: Virus corona bisa menyerang otak

Sumber: Japan Today | Editor: Prihastomo Wahyu Widodo

KONTAN.CO.ID - Beberapa gejala seperti sakit kepala, kebingungan, dan delirium seringkali dirasakan oleh para pasien Covid-19. Penelitian terbaru menunjukkan, virus corona baru memang berpotensi menyerang otak.

Berdasarkan makalah yang dikerjakan oleh Akiko Iwasaki, ahli imunologi dari Yale University, Amerika Serikat (AS), virus tersebut dapat bereplikasi di dalam otak, seperti dikutip Japan Today.

Di dalam otak, virus corona baru atau SARS-CoV-2 akan membuat sel-sel otak yang ada di sekitarnya kekurangan oksigen. Hanya saat ini, prevalensinya masih belum jelas.

Sejalan dengan itu, Ketua Departemen Neurologi di University of California Andrew Josephson juga mengatakan, penting untuk memahami ada atau tidaknya keterlibatan virus ke otak.

Baca Juga: Pengobatan tradisional jadi rahasia China melawan ganasnya Covid-19

Bagi banyak ilmuwan di bidang ini, virus corona memang menunjukkan potensi untuk menembus sawar darah otak untuk memblokir zat asing seperti oksigen. Sebagai contoh, virus zika juga melakukan hal yang sama dan mengakibatkan kerusakan signifikan pada otak janin.

Saat ini, Iwasaki dan rekan-rekan penelitinya sedang berusaha membuktikan hipotesa dengan melakukan tiga prosedur penelitian.

Yakni, menginfeksi otak mini yang dikembangkan di laboratorim (organoid otak), menginfeksi tikus, dan dengan memeriksa jaringan otak pasien Covid-19 yang telah meninggal.

Baca Juga: Muncul virus demam babi Afrika, Jepang setop impor daging babi dari Jerman



TERBARU

[X]
×