kontan.co.id
| : WIB | INDIKATOR |
  • USD/IDR13.955
  • EMAS697.000 -0,71%
  • RD.SAHAM 0.53%
  • RD.CAMPURAN 0.27%
  • RD.PENDAPATAN TETAP 0.13%

Pengadilan Uni Eropa Tolak Permohonan Adidas Daftarkan Hak Paten Tiga Garis


Senin, 24 Juni 2019 / 07:56 WIB

Pengadilan Uni Eropa Tolak Permohonan Adidas Daftarkan Hak Paten Tiga Garis
ILUSTRASI. Adidas logo

KONTAN.CO.ID - DW. Pengadilan Uni Eropa menolak permohonan hak paten perusahaan raksasa peralatan olahraga Adidas untuk simbol tiga garis. Pengadilan menyebut bahwa simbol tiga garis berwarna hitam di atas dasar putih adalah "tanda biasa" yang tidak bisa dipatenkan, kerena tidak menunjukkan ciri khas khusus yang hanya dimiliki Adidas.

Namun bentuk-bentuk tiga garis lain, yang memang menjadi ciri khas Adidas dan sudah didaftarkan, tetap dilindungi oleh hak paten.

Pengadilan Umum Uni Eropa dalam putusannya hari Rabu (19/06) menyatakan mendukung keputusan otoritas hak paten Uni Eropa yang menolak pendaftaran merek dagang tiga garis hitam di atas latar belakang warna putih.

Pengadilan mengatakan Adidas telah gagal menunjukkan bahwa simbol tiga garis paralel warna hitam di atas dasar putih adalah simbol yang unik yang melekat pada Adidas di benak konsumen di Eropa.

Pengadilan juga mengatakan, Adidas hanya membeberkan bukti-bukti "karakter khas" yang mereka peroleh di lima dari 28 negara anggota Uni Eropa. Dengan demikian, merek dagang yang dimohonkan "tidak dapat, dalam kasus ini, diekstrapolasi ke seluruh wilayah UE."

"Tanda itu bukan sebuah pola yang terdiri dari serangkaian elemen berulang yang teratur, tetapi tanda figuratif biasa," kata pengadilan.

Berawal dari protes pesaing

Kasus ini berawal  tahun 2014, ketika Adidas mendaftarkan simbol tiga garisya ke otoritas hak cipta intelektual di Spanyol. Namun perusahaan Shoe Branding Europe yang berbasis di di Belgia memrotes pendaftaran itu. Kantor Paten Uni Eropa tahun 2016 akhirnya menolak permintaan hak paten Adidas, dan perusahaan itu akhirnya membawa kasus ini ke Pengadilan Uni Eropa di Luksemburg.

Para hakim di Luksemburg ternyata menguatkan keputusan Kantor Paten Eropa dan menolak pendaftaran hak paten Adidas untuk simbol tiga garis hitam.

Namun Pengadilan masih memberi kesempatan kepada Adidas untuk mengajukan banding ke Mahkamah Eropa dalam waktu dua bulan.

Adidas mengatakan kecewa dengan keputusan pengadilan Eropa itu. "Kami akan segera menganalisa keputusan ini dengan cermat untuk melindungai hak-hak kami," kata seroang jurubicara perusahaan. Adidas sekarang tetap dapat menggunakan semua bentuk simbol tiga garis hitam di atas dasar putih untuk produk-produknya, namun tidak memiliki hak paten atas simbol itu.


Sumber : DW.com
Editor: Sri Sayekti
Video Pilihan

Tag
TERBARU
Hubungi Kami
Redaksi : Gedung KONTAN,
Jalan Kebayoran Lama No. 1119 Jakarta 12210.
021 5357636/5328134
moderator[at]kontan.co.id
Epaper[at]kontan.co.id
Iklan : Gedung KOMPAS GRAMEDIA Unit 2
Lt 2 Jl. Palmerah selatan 22-28
Jakarta Selatan 10740.
021 53679909/5483008 ext 7304,7306
2019 © Kontan.co.id All rights reserved
Sitemap | Redaksi | Term of Use | Pedoman Pemberitaan Media Siber | Privacy Policy

diagnostic_api_kiri = 0.0006 || diagnostic_api_kanan = 0.0781 || diagnostic_web = 0.3273

Close [X]
×