kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.540.000   -10.000   -0,39%
  • USD/IDR 18.100   20,00   0,11%
  • IDX 5.447   58,84   1,09%
  • KOMPAS100 705   8,36   1,20%
  • LQ45 549   4,58   0,84%
  • ISSI 187   3,18   1,73%
  • IDX30 307   1,72   0,56%
  • IDXHIDIV20 404   4,19   1,05%
  • IDX80 81   0,85   1,06%
  • IDXV30 113   1,87   1,69%
  • IDXQ30 102   0,69   0,68%

Baht Thailand dan Rupiah Menguat di Tengah Pergerakan Tipis Mata Uang Asia


Rabu, 11 Februari 2026 / 09:36 WIB
Baht Thailand dan Rupiah Menguat di Tengah Pergerakan Tipis Mata Uang Asia
ILUSTRASI. Baht Thailand (REUTERS/Athit Perawongmetha)


Sumber: Reuters | Editor: Yudho Winarto

KONTAN.CO.ID - Mata uang Thailand dan Indonesia menguat terhadap dolar AS pada perdagangan Rabu (11/2/2026), di tengah pergerakan yang relatif terbatas di pasar valuta asing Asia.

Melansir Reuters berdasarkan data pukul 02.11 GMT, baht Thailand terapresiasi 0,29% ke level 31,15 per dolar AS, sementara rupiah Indonesia naik 0,18% ke posisi 16.760 per dolar AS.

Baca Juga: Deflasi Harga Produsen China Berlanjut, Inflasi Konsumen Melambat pada Januari 2026

Penguatan juga terjadi pada yen Jepang yang naik 0,30% ke 153,92 per dolar AS. Dolar Singapura dan dolar Taiwan masing-masing menguat tipis 0,01% dan 0,12%, sedangkan won Korea Selatan naik 0,08%.

Di sisi lain, ringgit Malaysia melemah 0,03% ke 3,922 per dolar AS dan yuan China turun tipis 0,02% ke 6,915 per dolar AS. Peso Filipina menguat 0,12%, sementara rupee India relatif stabil.

Kinerja Sejak Awal 2026

Secara kumulatif sejak akhir 2025, yen Jepang menguat sekitar 1,77% terhadap dolar AS, disusul dolar Singapura yang naik 1,69% dan yuan China yang terapresiasi 1,05%.

Baht Thailand mencatat penguatan 0,96% sepanjang tahun berjalan, sementara peso Filipina naik 0,64%.

Baca Juga: Bersaing dengan Netflix, Paramount Percantik Tawaran untuk Warner Bros

Sebaliknya, rupiah Indonesia masih melemah sekitar 0,54% dibandingkan posisi akhir 2025.

Won Korea Selatan dan rupee India juga berada di zona negatif masing-masing turun 1,13% dan 0,78% secara year-to-date.

Pergerakan mata uang Asia yang cenderung terbatas mencerminkan sikap hati-hati pelaku pasar menjelang rilis data ekonomi penting dari Amerika Serikat, yang berpotensi memengaruhi arah kebijakan suku bunga Federal Reserve dan pergerakan dolar global.


Tag


TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
The Owner's Number Supply Chain Management on Practical Sales Forecasting (SCMPSF)

[X]
×