Penulis: Prihastomo Wahyu Widodo
KONTAN.CO.ID - Presiden Uni Emirat Arab (UEA), Sheikh Mohamed bin Zayed Al-Nahyan, meminta otoritas terkait untuk membebaskan ratusan narapidana sebagai pengampunan menjelang bulan Ramadan.
Bulan Ramadan 1446 H dalam kalender Islam kemungkinan besar akan dimulai pada bulan Maret 2025.
Kantor berita UEA, WAM, pada hari Kamis (27/2) melaporkan bahwa Sheikh Zayed telah memerintahkan pembebasan 1.295 narapidana dari lembaga pemasyarakatan di seluruh wilayah negara.
Baca Juga: Daftar 10 Negara Paling Kaya di Timur Tengah, Makmur Karena Minyak
Tidak hanya itu, Sheikh Al-Nahyan juga berjanji akan melunasi semua kewajiban keuangan para narapidana sebagai bentuk penghormatan pada bulan Ramadan.
Sheikh Al-Nahyan secara tulus ingin memastikan para narapidana yang dibebaskan dapat memulai hidup baru.
Dirinya juga berharap program ini dapat meringankan kesulitan apa pun yang dihadapi keluarga mereka.
Baca Juga: 10 Negara dengan Cadangan Minyak Terbesar di Dunia
Tujuan utama dari program ini adalah untuk membina stabilitas dalam rumah tangga mereka dan masyarakat setempat, terutama selama bulan Ramadan.
Sebelumnya, Sheikh Zayed juga memerintahkan pembebasan 2.269 tahanan menjelang Idul Adha.
Tonton: AS Bakal Keruk Cadangan Mineral Langka Ukraina