Sumber: Reuters | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie
KONTAN.CO.ID - Pasukan Garda Revolusi Iran melaporkan bahwa sebuah kapal tanker bahan bakar terbakar di Selat Hormuz setelah dihantam dua drone.
Menurut laporan sejumlah kantor berita Iran pada Senin (2/3/2026), kapal tersebut diidentifikasi sebagai Athe Nova, tanker berbendera Honduras.
Selat Hormuz sendiri merupakan salah satu jalur ekspor minyak paling vital di dunia. Jalur ini menghubungkan negara-negara produsen minyak utama di kawasan Teluk seperti Arab Saudi, Iran, Irak, dan Uni Emirat Arab dengan Teluk Oman serta Laut Arab.
Mengutip Reuters, dalam pernyataannya, Garda Revolusi Iran menyebut kapal tersebut bertindak “sejalan dengan Amerika Serikat” dan menyebut nama kapal sebagai Athen Nova.
Data pelacakan kapal dari VesselFinder dan penyedia data pelayaran lainnya menunjukkan bahwa tanker sepanjang 96 meter itu memang berada di kawasan tersebut tidak lama sebelum serangan terjadi.
Baca Juga: Saham Berkshire Alami Penurunan Terbesar Sejak Buffett Mundur dari CEO, Ada Apa?
Seorang juru bicara militer Iran tidak secara langsung menyatakan bahwa kapal tersebut diserang oleh drone Iran. Namun, insiden itu disebut dalam laporan yang ia sampaikan di televisi pemerintah mengenai operasi militer Garda Revolusi di kawasan Teluk.
Sejumlah laporan media Iran juga menyebut kapal tersebut diduga memasok bahan bakar bagi kapal militer Angkatan Laut Amerika Serikat.
Tonton: Tarif Trump Dibatalkan, RI Tetap Borong Energi Rp253 Triliun dari AS!
Hingga kini, kantor berita Reuters belum berhasil menghubungi pemilik resmi kapal Athe Nova untuk mendapatkan konfirmasi. Pihak pengelola kapal juga belum memberikan komentar terkait insiden tersebut.













