kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.769.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.586   33,00   0,19%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

Pengembang kedua terbesar Dubai tunjuk Barclays dan HSBC Bank untuk penjualan sukuk


Senin, 02 April 2018 / 07:39 WIB


Reporter: Agung Jatmiko | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

KONTAN.CO.ID - DUBAI. Damac Properties Dubai Co menunjuk beberapa bank termasuk Barclays Plc dan HSBC Bank Plc untuk penjualan obligasi syariah atau Sukuk berdenoinasi dollar AS.

Mengutip Bloomberg, Minggu (1/4), pengembang real estat terbesar kedua di Dubai ini diperkirakan akan menunjuk lebih banyak bank untuk mengatur penjualan obligasi, yang mungkin dilakukan paling cepat pada bulan ini.

Damac adalah perusahaan terbaru di Timur Tengah yang ingin memasuki pasar obligasi. Selain Damac, perusahaan seperti Sharjah Islamic Bank, Oman Telecommunications Co dan Noor Bank PJSC termasuk di antara mereka yang menunggu untuk mengakses modal lewat penjualan obligasi dalam beberapa minggu ke depan.

Sejak awal tahun, penerbitan obligasi dari Dewan Kerjasama Teluk atau Gulf Cooperation Council (BCC) yang terdiri dari enam negara naik menjadi US$ 22,8 miliar. Pencapaian ini merupakan kinerja kuartal pertama terbaik kedua dalam setidaknya 12 tahun terakhir, menurut data Bloomberg.

Seorang pejabat senior di Damac pada bulan Februari mengatakan bahwa perusahaan juga mempertimbangkan untuk membayar sebagian dari utangnya yang sebesar 450 juta-dirham atau setara dengan US$ 123 juta sebelum waktunya.

Damac terakhir mengumpulkan US$ 500 juta melalui sukuk dengan kupon 6,25%. pada bulan April 2017. Penjualan sukuk kala itu diatur oleh Bank of America Merrill Lynch, Emirates NBD Capital, HSBC dan VTB Capital.




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×