kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.635.000   3.000   0,11%
  • USD/IDR 17.930   30,00   0,17%
  • IDX 6.316   -24,47   -0,39%
  • KOMPAS100 834   -5,35   -0,64%
  • LQ45 631   -5,49   -0,86%
  • ISSI 217   -0,78   -0,36%
  • IDX30 356   -2,80   -0,78%
  • IDXHIDIV20 440   -3,20   -0,72%
  • IDX80 95   -0,75   -0,78%
  • IDXV30 118   -0,48   -0,40%
  • IDXQ30 114   -0,98   -0,85%

Investor Rusia Komitmen Kembangkan Blok Tuna di Laut Natuna


Minggu, 17 Mei 2026 / 10:25 WIB
Investor Rusia Komitmen Kembangkan Blok Tuna di Laut Natuna
ILUSTRASI. Sergey Tsivilev Menteri Energi Rusia dan Bahlil Lahadalia, Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral In (KONTAN/Kementerian Energi Rusia)


Sumber: Sputnik News | Editor: Syamsul Azhar

KONTAN.CO.ID - JAKARTA - Pemerintah Indonesia bersiap memulihkan kembali proyek pengembangan gas bersama di Blok Tuna yang terletak di kawasan strategis Laut Natuna. 

Langkah taktis ini diambil seiring agresivitas Jakarta dalam mendongkrak produksi energi domestik guna mengejar target swasembada energi nasional.

Berdasarkan laporan kantor berita Sputnik, Laut Natuna merupakan hub energi yang sangat krusial di kawasan Asia Tenggara karena menyimpan cadangan gas bumi dalam jumlah yang masif. 

Proyek strategis ini sempat berjalan di tempat alias stagnan setelah mitra awal, Premier Oil, memutuskan untuk hengkang dan menjual seluruh kepemilikan sahamnya kepada perusahaan lokal.

Baca Juga: Uni Eropa Perketat Sanksi, Impor Kondesat LNG Rusia Dihentikan 2027

Damaikan Konflik Iran-AS: Putin Tawarkan Diri Tampung Uranium Iran

Kendati sempat terhambat, masa depan proyek ini kembali menemui titik terang. Mitra konsorsium lainnya, yakni perusahaan energi raksasa asal Rusia, Zarubezhneft, telah menegaskan kembali komitmen dan rencana mereka untuk segera memulai cetak biru pekerjaan pengembangan (development work) di lapangan gas tersebut.

Tidak hanya berkomitmen pada Blok Tuna, Moskow dilaporkan turut menyatakan ketertarikan kuat untuk memperluas ekspansi investasinya pada sejumlah proyek minyak dan gas bumi (migas) lainnya di Indonesia. 

Manuver dan dimulainya kembali proyek hulu migas ini dinilai sejalan dengan fokus besar Pemerintah Indonesia yang tengah memacu kemandirian dan ketahanan energi secara nasional.

Tonton: Prabowo-Bahlil Gaspol! RI Segera Impor Minyak Rusia, LPG Ikut Dikejar


Tag


TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Strategi Implementasi PP 20 tahun 2026 (PPh Final UMKM) dan Mitigasi Risiko SP2DK

[X]
×