kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.639.000   15.000   0,57%
  • USD/IDR 17.676   -107,00   -0,60%
  • IDX 6.668   72,11   1,09%
  • KOMPAS100 872   13,18   1,53%
  • LQ45 663   10,90   1,67%
  • ISSI 232   2,15   0,94%
  • IDX30 371   5,78   1,58%
  • IDXHIDIV20 459   8,65   1,92%
  • IDX80 100   1,57   1,60%
  • IDXV30 127   2,77   2,24%
  • IDXQ30 119   2,33   2,00%

Militer AS Rampungkan Gelombang Serangan ke-11 ke Iran, Sasar Infrastruktur Militer


Rabu, 22 Juli 2026 / 08:38 WIB
Militer AS Rampungkan Gelombang Serangan ke-11 ke Iran, Sasar Infrastruktur Militer
ILUSTRASI. Krisis AS-Iran, Jet Tempur di Kapal Induk USS George H.W. Bush (via REUTERS/U.S. Central Command)


Sumber: Reuters | Editor: Yudho Winarto

KONTAN.CO.ID - Militer Amerika Serikat (AS) mengumumkan telah menyelesaikan gelombang serangan hari ke-11 berturut-turut terhadap Iran.

Dalam pernyataannya pada Selasa (21/7/2026), Komando Pusat AS (U.S. Central Command/CENTCOM) mengatakan, serangan terbaru menyasar sejumlah fasilitas militer Iran, termasuk pusat operasi militer, kemampuan maritim, hanggar pesawat, gudang penyimpanan drone, serta infrastruktur logistik militer.

Baca Juga: Harga Minyak Naik Tipis Rabu (22/7) Pagi, Brent ke US$ 91,51 & WTI ke US$ 84,64

Menurut CENTCOM, operasi tersebut bertujuan untuk semakin melemahkan kemampuan Iran dalam mengancam pelayaran komersial di Selat Hormuz, salah satu jalur pelayaran energi terpenting di dunia.

CENTCOM juga mengklaim Iran telah menyerang lebih dari 30 kapal komersial yang melintasi Selat Hormuz selama konflik berlangsung.

"Serangan-serangan yang tidak beralasan tersebut telah membahayakan ratusan pelaut yang tidak bersalah dan merusak kebebasan bernavigasi," demikian pernyataan CENTCOM.

Serangan terbaru ini menjadi bagian dari eskalasi konflik antara Amerika Serikat dan Iran yang dalam beberapa hari terakhir memicu kekhawatiran terhadap keamanan jalur pelayaran internasional serta pasokan energi global.

Baca Juga: Yen Tembus 163 per Dolar AS, Pasar Waspadai Intervensi Bank Sentral Jepang

Selat Hormuz merupakan jalur strategis bagi perdagangan minyak dunia. Gangguan terhadap pelayaran di kawasan tersebut berpotensi memengaruhi distribusi minyak global dan mendorong kenaikan harga energi.


Tag


TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
CFO Lens Winning Sales Proposal

[X]
×