kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.695.000   18.000   0,67%
  • USD/IDR 17.877   52,00   0,29%
  • IDX 6.468   66,48   1,04%
  • KOMPAS100 835   6,14   0,74%
  • LQ45 636   3,44   0,54%
  • ISSI 227   4,94   2,22%
  • IDX30 355   1,63   0,46%
  • IDXHIDIV20 432   2,02   0,47%
  • IDX80 95   0,58   0,62%
  • IDXV30 120   1,44   1,21%
  • IDXQ30 113   0,62   0,55%

Militer AS Rampungkan Gelombang Serangan ke-11 ke Iran, Sasar Infrastruktur Militer


Rabu, 22 Juli 2026 / 08:38 WIB
Militer AS Rampungkan Gelombang Serangan ke-11 ke Iran, Sasar Infrastruktur Militer
ILUSTRASI. Krisis AS-Iran, Jet Tempur di Kapal Induk USS George H.W. Bush (via REUTERS/U.S. Central Command)


Sumber: Reuters | Editor: Yudho Winarto

KONTAN.CO.ID - Militer Amerika Serikat (AS) mengumumkan telah menyelesaikan gelombang serangan hari ke-11 berturut-turut terhadap Iran.

Dalam pernyataannya pada Selasa (21/7/2026), Komando Pusat AS (U.S. Central Command/CENTCOM) mengatakan, serangan terbaru menyasar sejumlah fasilitas militer Iran, termasuk pusat operasi militer, kemampuan maritim, hanggar pesawat, gudang penyimpanan drone, serta infrastruktur logistik militer.

Baca Juga: Harga Minyak Naik Tipis Rabu (22/7) Pagi, Brent ke US$ 91,51 & WTI ke US$ 84,64

Menurut CENTCOM, operasi tersebut bertujuan untuk semakin melemahkan kemampuan Iran dalam mengancam pelayaran komersial di Selat Hormuz, salah satu jalur pelayaran energi terpenting di dunia.

CENTCOM juga mengklaim Iran telah menyerang lebih dari 30 kapal komersial yang melintasi Selat Hormuz selama konflik berlangsung.

"Serangan-serangan yang tidak beralasan tersebut telah membahayakan ratusan pelaut yang tidak bersalah dan merusak kebebasan bernavigasi," demikian pernyataan CENTCOM.

Serangan terbaru ini menjadi bagian dari eskalasi konflik antara Amerika Serikat dan Iran yang dalam beberapa hari terakhir memicu kekhawatiran terhadap keamanan jalur pelayaran internasional serta pasokan energi global.

Baca Juga: Yen Tembus 163 per Dolar AS, Pasar Waspadai Intervensi Bank Sentral Jepang

Selat Hormuz merupakan jalur strategis bagi perdagangan minyak dunia. Gangguan terhadap pelayaran di kawasan tersebut berpotensi memengaruhi distribusi minyak global dan mendorong kenaikan harga energi.


Tag


TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Effective Warehouse Management

[X]
×