kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.805.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.241   -67,00   -0,39%
  • IDX 7.129   -249,12   -3,38%
  • KOMPAS100 967   -37,26   -3,71%
  • LQ45 691   -25,11   -3,51%
  • ISSI 259   -8,46   -3,16%
  • IDX30 382   -11,34   -2,88%
  • IDXHIDIV20 471   -11,15   -2,31%
  • IDX80 108   -4,04   -3,60%
  • IDXV30 137   -2,36   -1,69%
  • IDXQ30 123   -3,19   -2,53%

Uni Eropa Perketat Sanksi, Impor Kondesat LNG Rusia Dihentikan 2027


Jumat, 24 April 2026 / 16:27 WIB
Uni Eropa Perketat Sanksi, Impor Kondesat LNG Rusia Dihentikan 2027
ILUSTRASI. EQUINOR-OUTLOOK/ (via REUTERS/NTB)


Sumber: Reuters | Editor: Avanty Nurdiana

KONTAN.CO.ID - MOSKOW. Uni Eropa akan melarang impor kondensat gas dari proyek LNG Rusia, termasuk Yamal LNG, mulai 1 Januari 2027. Kebijakan ini tertuang dalam jurnal resmi UE sebagai bagian dari paket sanksi terbaru terhadap Rusia.

Langkah tersebut diambil di tengah upaya UE memperketat tekanan terhadap Rusia terkait perang di Ukraina. Sehari sebelumnya, blok tersebut juga menyetujui pinjaman sebesar € 90 miliar (sekitar US$ 105 miliar) untuk membantu Ukraina, sekaligus mengesahkan sanksi tambahan menjelang pertemuan informal para pemimpin di Siprus.

UE sebelumnya telah melarang impor minyak Rusia sejak Desember 2022 dan memberlakukan batas harga untuk minyak Rusia. Selain itu, blok tersebut hampir sepenuhnya menghentikan impor batu bara, minyak mentah, dan bahan bakar dari Rusia. Sebagai perbandingan, pada 2021 sekitar 43% bahan bakar dan 25% minyak mentah UE berasal dari Rusia.

Baca Juga: Sirkuit Istanbul Park Turki Kembali Masuk Kalender F1 Mulai 2027

Rusia memproduksi kondensat gas sejenis minyak ringan sebagai produk sampingan dari produksi gas alam cair (LNG), terutama dari proyek Yamal LNG dan Arctic LNG-2. Pada 2024, fasilitas Yamal LNG di kawasan Arktik mengekspor sekitar 1,12 juta ton kondensat ke Rotterdam, Belanda, meningkat 16,3% dibandingkan tahun sebelumnya. Secara keseluruhan, pasokan kondensat Rusia mencapai sekitar 1,2 juta ton tahun lalu, naik 7,4%.

Kondensat gas umumnya digunakan sebagai bahan baku industri petrokimia serta bahan bakar kendaraan.

Sebelumnya, UE sempat mengecualikan kondensat gas dari sanksi pada 2022 dengan alasan menjaga keamanan pasokan LNG. Namun, kebijakan terbaru ini menunjukkan langkah lanjutan UE untuk mengurangi ketergantungan energi terhadap Rusia di tengah dinamika geopolitik yang terus berkembang.




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Capital Structure

[X]
×