kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.635.000   3.000   0,11%
  • USD/IDR 17.926   26,00   0,15%
  • IDX 6.356   15,71   0,25%
  • KOMPAS100 841   1,23   0,15%
  • LQ45 635   -1,64   -0,26%
  • ISSI 218   0,18   0,08%
  • IDX30 358   -0,81   -0,23%
  • IDXHIDIV20 443   -0,87   -0,20%
  • IDX80 96   -0,13   -0,13%
  • IDXV30 119   0,42   0,36%
  • IDXQ30 115   -0,34   -0,30%

Harga Emas Dekati Level Tertinggi 2 Pekan Rabu (22/7) Pagi, Sentuh US$ 4.113


Rabu, 22 Juli 2026 / 09:03 WIB
Harga Emas Dekati Level Tertinggi 2 Pekan Rabu (22/7) Pagi, Sentuh US$ 4.113
ILUSTRASI. Logam Mulia - Emas Batangan (REUTERS/Alexander Manzyuk)


Sumber: Reuters | Editor: Yudho Winarto

KONTAN.CO.ID - Harga emas menguat pada perdagangan Rabu (22/7/2026), mendekati level tertinggi dalam hampir dua pekan.

Kenaikan ini didorong aksi beli teknikal, sementara investor mencermati arah kebijakan suku bunga Federal Reserve (The Fed) serta perkembangan konflik di Timur Tengah.

Baca Juga: MPOC: Harga Minyak Sawit Malaysia Berpotensi Capai 4.650 Ringgit per Ton pada Agustus

Melansir Reuters hingga pukul 01.23 GMT, harga emas spot naik 0,9% menjadi US$ 4.113,73 per ons troi, setelah sebelumnya menyentuh level tertinggi sejak 10 Juli.

Sementara itu, kontrak berjangka emas AS untuk pengiriman Agustus naik 1,1% menjadi US$ 4.119,10 per ons troi.

Sentimen geopolitik masih menjadi salah satu pendorong utama penguatan harga emas.

Pada Selasa, dua kapal tanker yang mengangkut minyak mentah Arab Saudi menuju Asia berbalik arah di Laut Merah setelah mendapat ancaman dari kelompok Houthi di Yaman yang didukung Iran.

Konflik yang semakin meluas di Timur Tengah terus mengganggu pelayaran di dua jalur energi paling penting di dunia.

Baca Juga: Belanja AI Membengkak, Kepercayaan Investor terhadap Tesla Diuji

Meski demikian, upaya diplomasi masih berlangsung. Menteri Dalam Negeri Iran Eskandar Momeni mengunjungi Pakistan dan meminta negara tersebut melanjutkan perannya sebagai mediator dalam konflik.

Di pasar energi, harga minyak naik lebih dari 1% dan diperdagangkan di dekat level tertinggi dalam enam pekan. Kenaikan harga minyak memicu kekhawatiran bahwa tekanan inflasi dapat kembali meningkat.

Pelaku pasar juga menantikan hasil rapat Federal Reserve pekan depan.

Berdasarkan survei Reuters, mayoritas ekonom memperkirakan The Fed akan mempertahankan suku bunga acuannya hingga akhir 2026 sebagai upaya mengendalikan inflasi yang telah berlangsung selama sekitar lima tahun.

Baca Juga: Biaya Perang AS-Iran Tembus Rp672 Triliun, Pentagon Minta Dana Darurat

Di sisi lain, Perdana Menteri Kanada Mark Carney mengatakan dirinya dan Presiden Amerika Serikat Donald Trump sepakat untuk mengintensifkan perundingan dagang setelah melakukan pembicaraan pada Selasa.

Namun, Carney menegaskan pemerintah Kanada akan mempertimbangkan seluruh opsi yang tersedia apabila ancaman tarif baru dari Trump benar-benar diberlakukan.

Di sektor pertambangan, dua broker senior dari perusahaan pialang asuransi Howden memberikan kesaksian dalam sidang tertutup di London terkait sengketa klaim asuransi atas kerugian di tambang emas Ahafo milik Newmont Corporation di Ghana.

Sementara itu, perusahaan tambang Sibanye Stillwater menyatakan mengajukan banding atas putusan U.S. International Trade Commission (ITC) yang menyebut impor paladium asal Rusia tidak menimbulkan ancaman langsung terhadap produksi logam tersebut di Amerika Serikat.

Baca Juga: Yen Tembus 163 per Dolar AS, Menteri Keuangan Jepang Tegaskan Siap Bertindak

Di pasar logam mulia lainnya, harga perak spot naik 1,8% menjadi US$ 59,82 per ons troi.

Harga platinum menguat 1,6% ke US$ 1.655,61 per ons troi, sedangkan paladium juga naik 1,6% menjadi US$ 1.302,25 per ons troi.




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Strategi Implementasi PP 20 tahun 2026 (PPh Final UMKM) dan Mitigasi Risiko SP2DK

[X]
×