kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.635.000   3.000   0,11%
  • USD/IDR 17.880   0,00   0,00%
  • IDX 6.340   108,24   1,74%
  • KOMPAS100 839   16,49   2,00%
  • LQ45 637   8,89   1,42%
  • ISSI 218   3,63   1,69%
  • IDX30 358   3,90   1,10%
  • IDXHIDIV20 444   3,51   0,80%
  • IDX80 96   1,59   1,69%
  • IDXV30 119   0,82   0,69%
  • IDXQ30 115   1,03   0,91%

Ballon d'Or Harus Juara Piala Dunia? Ini Fakta dan Rekor Sejak 1995


Rabu, 22 Juli 2026 / 07:01 WIB
Ballon d'Or Harus Juara Piala Dunia? Ini Fakta dan Rekor Sejak 1995
ILUSTRASI. Trofi Ballon d'Or (BENOIT TESSIER/REUTERS)


Penulis: Prihastomo Wahyu Widodo

KONTAN.CO.ID - Setelah Piala Dunia 2026 berakhir, kini perhatian pencinta sepak bola mulai beralih ke penghargaan individu paling bergengsi di dunia, yakni Ballon d'Or.

Gelar juara Piala Dunia dianggap sebagai kepingan puzzle terakhir bagi seorang pemain untuk bisa mendapatkan penghargaan Ballon d'Or.

Namun faktanya, banyak pemain yang sukses meraih penghargaan tertinggi itu tanpa perlu menjuarai Piala Dunia. Penampilan sepanjang musim bersama klub tetap menjadi faktor yang sangat menentukan.

Baca Juga: 15 Rekor Baru di Piala Dunia 2026: Messi, Mbappe, hingga Rodri Cetak Sejarah

Juara Piala Dunia Memang Punya Peluang Lebih Besar

Menurut catatan resmi situs ballondor.com, beberapa legenda sukses meraih dua gelar bergengsi tersebut dalam tahun yang sama sebelum Ballon d'Or dibuka untuk pemain dari seluruh dunia pada 1995.

Mereka adalah Bobby Charlton pada 1966, Paolo Rossi pada 1982, dan Lothar Matthaus pada 1990.

Setelah format penghargaan berubah menjadi lebih global, tren serupa masih sempat berlanjut.

Pada 1998, Zinedine Zidane membawa Prancis menjuarai Piala Dunia di kandang sendiri sebelum meraih Ballon d'Or. Empat tahun kemudian, Ronaldo mengikuti jejak tersebut setelah mengantar Brasil menjadi juara dunia pada 2002.

Sementara itu, Fabio Cannavaro mengulang pencapaian serupa pada 2006 usai memimpin Italia menjuarai Piala Dunia.

Baca Juga: Lamine Yamal Masuk Sejarah, Ini 20 Juara Piala Dunia Termuda Sepanjang Masa

Tren Berubah Sejak 2010, Dimulai dari Messi

Sejak 2010, gelar juara Piala Dunia tidak lagi menjadi faktor utama bagi seorang pemain untuk jadi yang terbaik.

Lionel Messi memenangkan Ballon d'Or 2010 berkat performa luar biasa bersama Barcelona, meski Spanyol baru saja menjadi juara dunia.

Dalam pemungutan suara saat itu, Messi mengungguli Andres Iniesta dan Xavi yang menjadi pilar kesuksesan Spanyol di Afrika Selatan.

Empat tahun kemudian, Cristiano Ronaldo juga berhasil merebut Ballon d'Or 2014 meski Portugal gagal berbicara banyak di Piala Dunia Brasil.

Ronaldo mengalahkan Lionel Messi yang membawa Argentina ke final, serta Manuel Neuer yang menjadi juara dunia bersama Jerman.

Hal serupa kembali terjadi pada 2018. Luka Modric, yang membawa Kroasia menjadi finalis Piala Dunia Rusia, justru keluar sebagai pemenang Ballon d'Or. Ia mengungguli Cristiano Ronaldo dan Antoine Griezmann, meski Griezmann berstatus juara dunia bersama Prancis.

Baca Juga: Statistik Kylian Mbappe Menggila di Piala Dunia 2026, Messi Kalah di Banyak Aspek

Hanya 57% Juara Dunia yang Berhasil Meraih Ballon d'Or

Menurut data sejak 1995, hanya empat dari tujuh edisi Piala Dunia yang diikuti kemenangan Ballon d'Or oleh pemain dari tim juara.

Artinya, tingkat keberhasilannya hanya sekitar 57%.

Baru pada edisi Piala Dunia 2022 tren tersebut kembali terjadi ketika Lionel Messi membawa Argentina menjadi juara dunia, lalu memenangkan Ballon d'Or 2023.

Secara keseluruhan, sejak penghargaan ini digelar, terdapat tujuh pemain yang mampu menjuarai Piala Dunia dan Ballon d'Or dalam periode yang sama.

Dengan demikian, performa konsisten sepanjang musim bersama klub, statistik individu, kontribusi terhadap gelar, hingga pengaruh seorang pemain di lapangan tetap menjadi aspek utama dalam penilaian.

Dengan kata lain, seorang pemain masih memiliki peluang besar memenangkan Ballon d'Or meski gagal mengangkat trofi Piala Dunia, selama ia mampu tampil sebagai pemain terbaik sepanjang musim.

Baca Juga: 7 Pemain Liga Inggris yang Juara Piala Dunia 2026, Siapa Saja?




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Strategi Implementasi PP 20 tahun 2026 (PPh Final UMKM) dan Mitigasi Risiko SP2DK

[X]
×