kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.615.000   -20.000   -0,76%
  • USD/IDR 18.110   -15,00   -0,08%
  • IDX 6.040   1,68   0,03%
  • KOMPAS100 789   0,53   0,07%
  • LQ45 599   -3,49   -0,58%
  • ISSI 210   2,97   1,43%
  • IDX30 339   -1,95   -0,57%
  • IDXHIDIV20 422   -0,99   -0,24%
  • IDX80 90   0,01   0,01%
  • IDXV30 116   1,09   0,96%
  • IDXQ30 109   -0,38   -0,35%

Pentagon: Trump beri titah militer AS balas serangan mematikan di pangkalan Irak


Jumat, 13 Maret 2020 / 06:09 WIB
ILUSTRASI. Pentagon. REUTERS/Al Drago


Sumber: Reuters | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

KONTAN.CO.ID - WASHINGTON. Presiden AS Donald Trump telah memberi wewenang kepada militer AS untuk menanggapi serangan roket hari Rabu di Irak yang menewaskan dua tentara Amerika dan seorang anggota personil Inggris. Pentagon mengatakan hal tersebut pada Kamis, dengan menuding milisi yang didukung Iran sebagai pihak yang bertanggung jawab.

Mengutip Reuters, Menteri Pertahanan AS Mark Esper dan Jenderal Angkatan Darat Mark Milley, ketua Kepala Staf Gabungan, tidak menyalahkan Kataib Hezbollah yang didukung Iran atau menyebut nama milisi tertentu.

Akan tetapi, mereka jelas menggarisbawahi bahwa mereka percaya Iran mendukung para pejuang yang melakukan serangan itu, dan memperingatkan bahwa semua opsi sudah dibahas. Ini merupakan bahasa yang menunjukkan Amerika Serikat, Iran dan pasukan yang didukung Teheran tengah berada di jalan menuju konfrontasi baru di Irak.

Baca Juga: 15 roket hantam pangkalan Irak: 2 personel militer AS dan 1 personel Inggris tewas

“Saya sudah bicara dengan presiden. Dia memberi saya wewenang untuk melakukan apa yang perlu kita lakukan, konsisten dengan arahannya," kata Esper kepada wartawan di Pentagon seperti dikutip Reuters.

Ditanya apakah respon AS dapat mencakup serangan di dalam Iran, Esper mengisyaratkan bahwa serangan terhadap milisi itu sendiri adalah prioritas.

"Saya tidak akan mengambil opsi apa pun saat ini, tetapi kami fokus pada kelompok-kelompok yang kami yakini melakukan ini di Irak," katanya.

Baca Juga: Komandan Garda Revolusi Iran: Virus corona disebabkan serangan biologis AS

Trump mengatakan kepada wartawan di Gedung Putih bahwa serangan itu tidak sepenuhnya dilakukan Iran dan menolak mengatakan apa yang mungkin dilakukan Amerika Serikat.

"Kita akan melihat apa jawabannya," kata Trump.




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
Sales Coaching: Lead Better, Sell More! Teori, Strategi & Taktik Penagihan Kredit/ Piutang Macet Secara Dini & Terintegrasi Serta Efisien & Efektif

[X]
×