kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.711.000   2.000   0,07%
  • USD/IDR 17.818   -194,00   -1,08%
  • IDX 6.008   121,62   2,07%
  • KOMPAS100 794   18,85   2,43%
  • LQ45 597   10,61   1,81%
  • ISSI 206   5,10   2,54%
  • IDX30 339   4,60   1,38%
  • IDXHIDIV20 418   3,54   0,86%
  • IDX80 90   1,96   2,24%
  • IDXV30 113   2,76   2,50%
  • IDXQ30 109   1,12   1,03%

Penyidik Rusia Tahan Dua Wakil Menteri Energi Terkait Kasus Penipuan Batubara


Kamis, 24 Oktober 2024 / 19:33 WIB
ILUSTRASI. Presiden Rusia Vladimir Putin menyetel headphone-nya di atas panggung. Penahanan ini merupakan bagian dari penyelidikan terkait penipuan di sektor industri batubara.


Sumber: Reuters | Editor: Noverius Laoli

KONTAN.CO.ID -  MOSKOW. Pada hari Kamis, 24 Oktober 2024, penyidik Rusia menahan dua pejabat kementerian energi, yaitu Wakil Menteri Energi Sergei Mochalnikov dan mantan Wakil Menteri Energi Anatoly Yanovsky.

Penahanan ini merupakan bagian dari penyelidikan terkait penipuan di sektor industri batubara.

Mochalnikov, yang menjabat sejak April 2022, dan Yanovsky, yang menjabat dari tahun 2008 hingga 2021, ditahan berdasarkan laporan dari kantor berita Interfax yang mengutip sumber penegak hukum.

Baca Juga: Kremlin Sebut Latihan Nuklir NATO Picu Ketegangan di Tengah Perang Panas di Ukraina

Dakwaan yang dihadapi mereka berkaitan dengan penipuan yang terjadi akibat penutupan tambang batu bara, di mana keduanya bertanggung jawab atas sektor tersebut selama menjabat di kementerian.

Selain keduanya, dilaporkan juga bahwa empat orang lainnya yang tidak disebutkan namanya turut ditahan bersama Mochalnikov.

Menurut harian bisnis Kommersant, kerugian langsung dari kasus ini diperkirakan mencapai 500 juta rubel (setara dengan 5 juta dolar AS), dengan kerugian tidak langsung mencapai 12 miliar rubel.

Baca Juga: Serangan Rusia di Sebuah Supermarket Ukraina Tewaskan Sedikitnya 10 Orang

Baik Mochalnikov maupun Yanovsky belum memberikan komentar terkait penahanan ini, dan Dinas Keamanan Federal Rusia (FSB) belum mengonfirmasi informasi tersebut. 

Penyelidikan ini merupakan bagian dari serangkaian kasus korupsi besar-besaran yang melanda Rusia dalam beberapa bulan terakhir, di mana sejumlah pejabat senior di sektor pertahanan telah ditangkap karena tuduhan penyuapan dan penggelapan dalam skala besar.




TERBARU

[X]
×