kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.632.000   22.000   0,84%
  • USD/IDR 17.880   -62,00   -0,35%
  • IDX 6.340   108,24   1,74%
  • KOMPAS100 839   16,49   2,00%
  • LQ45 637   8,89   1,42%
  • ISSI 218   3,63   1,69%
  • IDX30 358   3,90   1,10%
  • IDXHIDIV20 444   3,51   0,80%
  • IDX80 96   1,59   1,69%
  • IDXV30 119   0,82   0,69%
  • IDXQ30 115   1,03   0,91%

Penyintas bom atom Jepang berharap Joe Biden tegaskan pelucutan senjata nuklir


Senin, 09 November 2020 / 08:30 WIB
ILUSTRASI. Penyintas bom atom Jepang berharap Joe Biden tegaskan pelucutan senjata nuklir.


Sumber: Kyodo | Editor: Prihastomo Wahyu Widodo

KONTAN.CO.ID - TOKYO. Para pentintas bom nuklir Hiroshima dan Nagasaki di Jepang turut menyambut baik kemenangan Joe Biden dalam pemilu presiden AS. Mereka juga berharap bahwa Biden bisa mendorong percepatan proses pelucutan senjata nuklir.

Orang-orang yang selamat dari bom atom AS tahun 1945 tersebut mengungkapkan harapannya agar Joe Biden menaruh perhatian lebih pada pelucutan senjata nuklir begitu ia menjabat nanti.

"Kami berharap melihat kemajuan dalam negosiasi pelucutan senjata nuklir setelah pergantian presiden. Saya ingin Amerika Serikat berpartisipasi sebagai pengamat dalam pertemuan Traktat Pelarangan Senjata Nuklir, Januari tahun depan," ungkap Kunihiko Sakuma, kepala kelompok penyintas di Hiroshima, seperti dikutip Kyodo.

Di sisi lain, Sakuma menyadari bahwa pelucutan senjata nuklir akan sulit terjadi selama AS masih dalam persepsi bahwa keberadaan senjata nuklir dapat menjamin stabilitas internasional.

Harapan para penyinyas ini timbul setelah Biden pada bulan Agustus lalu mengatakan dia akan berjuang untuk dunia tanpa senjata nuklir dan mengkritik Trump karena berusaha merusak upaya mengekang senjata berbahaya tersebut.

Baca Juga: Putra Mahkota Akishino resmi jadi pewaris takhta

Di Nagasaki, Walikota Tomihisa Taue mengatakan dia akan menyambut upaya Biden untuk mencapai dunia bebas senjata nuklir.

"Jika AS bergerak menuju pelucutan senjata nuklir, hal itu akan mempercepat upaya komunitas internasional menuju penghapusan nuklir," ungkap Taue.

Penyintas lain bernama Takeshi Yamakawa, seorang mantan guru yang selamat dari serangan bom atom Nagasaki, mengatakan dia ingin Biden mempresentasikan rencana spesifik untuk mewujudkan penghapusan nuklir.

Yamakawa berharap Biden bisa melakukan yang lebih dari Barack Obama. Di masa pemerintahannya, Obama menganjurkan dunia tanpa senjata nuklir, namun gagal tercapai.

Obama juga menjadi presiden AS pertama yang mengunjungi Hiroshima pada 2016, Yamakawa yang saat ini berusia 84 tahun berharap Biden juga bisa mengunjungi Nagasaki.

"Mengapa Biden tidak menjadi presiden AS pertama yang mengunjungi Nagasaki? Itu akan memberi kesempatan baginya untuk menanggapi keinginan para penyintas," ungkap Yamakawa.

Selanjutnya: China makin sering ganggu Jepang, kunjungi Senkaku 57 hari non-stop




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Strategi Implementasi PP 20 tahun 2026 (PPh Final UMKM) dan Mitigasi Risiko SP2DK

[X]
×