CLOSE [X]
kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.604.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.627   61,00   0,35%
  • IDX 6.541   -47,96   -0,73%
  • KOMPAS100 858   -8,05   -0,93%
  • LQ45 650   -6,26   -0,95%
  • ISSI 227   -3,10   -1,35%
  • IDX30 361   -3,60   -0,99%
  • IDXHIDIV20 450   -2,93   -0,65%
  • IDX80 98   -0,98   -0,99%
  • IDXV30 125   -0,95   -0,75%
  • IDXQ30 116   -1,19   -1,02%

Perancis dan Jerman Serukan Larangan Spekulan


Rabu, 09 Juni 2010 / 19:12 WIB


Sumber: Bloomberg | Editor: Syamsul Azhar

PARIS. Perancis dan Jerman menyerukan kepada negara-negara Uni Eropa agar mempercepat pembatasan dan melarang spekulasi di industri keuangan, terutama pasar saham dan obligasi. Langkah ini perlu dilakukan agar volatilitas harga tidak kuat.

Dalam pernyataan sikap bersama antara Presiden Perancis Nicolas Sarkozy dan Kanselir Jerman Angela Merkel secara tegas meminta kepada Presiden Komisi Uni Eropa Jose Manuel Barroso agar segera melarang praktik short sell terhadap saham dan obligasi.

Penjualan short sell merupakan praktik di pasar keuangan, saat seorang investor bisa menawarkan opsi jual dengan harga tinggi kepada pialang, meskipun tidak memiliki barang. Investor berharap bisa membelinya lagi pada saat harga turun.

Sarkozi dan Merkel juga mengkritik praktik yang terjadi pada transaksi credit default swap terhadap utang suatu negara. Mereka meminta proposal pelarangan ini bisa siap pada pertengahan bulan depan, sehingga bisa lebih cepat ketimbang yang direncanakan yakni pada Oktober mendatang.




TERBARU

[X]
×