kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.790.000   -15.000   -0,53%
  • USD/IDR 16.903   -54,00   -0,32%
  • IDX 9.039   29,00   0,32%
  • KOMPAS100 1.249   10,95   0,88%
  • LQ45 882   10,57   1,21%
  • ISSI 332   2,17   0,66%
  • IDX30 450   3,85   0,86%
  • IDXHIDIV20 528   6,57   1,26%
  • IDX80 139   1,22   0,89%
  • IDXV30 147   2,25   1,56%
  • IDXQ30 144   1,63   1,15%

Perang Logam Dimulai: Harga Emas dan Perak Bangkit, Reli Masih Panjang?


Rabu, 31 Desember 2025 / 09:18 WIB
Perang Logam Dimulai: Harga Emas dan Perak Bangkit, Reli Masih Panjang?
ILUSTRASI. Harga emas dan perak kembali menguat pada Selasa, memicu optimisme bahwa reli bersejarah logam mulia masih memiliki ruang untuk berlanjut.? (Sven Hoppe/DPA via REUTERS)


Sumber: Yahoo Finance | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

KONTAN.CO.ID - Harga emas dan perak kembali menguat pada Selasa (30/12/2025), memicu optimisme bahwa reli bersejarah logam mulia masih memiliki ruang untuk berlanjut.

Yahoo Finance melaporkan, harga kontrak berjangka emas naik kembali kurang dari 1% ke kisaran US$ 4.362 per ons troi, sementara harga perak melonjak 8% setelah mencatat penurunan harian terdalam sejak 2021. Kedua logam ini berada di jalur untuk mencatat kenaikan tahunan terbesar sejak 1979.

Sementara itu, platinum dan tembaga juga diperdagangkan mendekati level tertinggi sepanjang masa, seiring perlombaan global pengembangan AI dan upaya relokasi manufaktur ke dalam negeri (onshoring).

“Kita sedang berada dalam perang logam,” kata Josh Phair, pendiri sekaligus CEO produsen dan distributor logam mulia Scottsdale Mint, kepada Yahoo Finance.

Phair menjelaskan, tren negara-negara mengamankan sumber daya logam dimulai dari emas, dengan pembelian bank sentral mendorong harga emas naik 68% sepanjang tahun ini, setelah melonjak 27% pada tahun lalu.

Harga perak dan tembaga juga melesat dalam beberapa bulan terakhir setelah Amerika Serikat memasukkan keduanya ke dalam daftar mineral kritis, yang dianggap vital bagi perekonomian dan keamanan nasional AS.

“Pusat data yang berkembang sangat cepat di AS membutuhkan perak untuk mempertahankan posisi globalnya,” ujar Phair.

Baca Juga: Perang Chip Memanas: China Paksa Produsen Pakai 50% Peralatan Buatan Dalam Negeri

Di sisi lain, China, produsen perak terbesar ketiga dunia, diperkirakan akan membatasi ekspor perak mulai 1 Januari, sehingga memicu kekhawatiran terjadinya kelangkaan pasokan global.

“Jika China membatasi ekspor, negara lain harus mencari sumber pasokan dari tempat lain,” tambahnya.

Sekitar 60% perak dunia digunakan untuk keperluan industri, mulai dari panel surya, komponen pusat data, hingga baterai kendaraan listrik, menurut Silver Institute.

Pada Oktober lalu, Samsung menandatangani kesepakatan senilai US$7 juta untuk mengamankan pasokan perak dari tambang di Meksiko, menegaskan pentingnya logam tersebut.

Meski sebagian analis memperingatkan potensi overvalued di pasar logam mulia, Phair menilai harga perak masih tergolong murah jika disesuaikan dengan inflasi.

“Jika harga tertinggi perak pada 1980 sebesar US$ 50 disesuaikan dengan inflasi, nilainya sekarang di atas US$ 200. Jadi, harga saat ini sebenarnya masih rendah,” ujarnya.

Kenaikan harga logam mulia tahun ini juga terjadi seiring melemahnya dolar AS hampir 10% dan langkah The Fed yang memangkas suku bunga tiga kali sepanjang 2025.

Tonton: Harga Emas Antam Mager Hari Ini (31 Desember 2025)

Kesimpulan

Lonjakan harga emas dan perak tidak semata didorong sentimen spekulatif, melainkan oleh pergeseran struktural global: perlombaan AI, industrialisasi hijau, kebijakan mineral kritis, dan fragmentasi geopolitik. Namun, narasi “perang logam” juga mengandung asumsi kuat bahwa permintaan akan terus tumbuh tanpa hambatan.

Risikonya:

  • Jika ekonomi global melambat tajam, permintaan industri bisa tertahan.
  • Reli besar membuat pasar rentan koreksi jangka pendek.

Meski begitu, dari perspektif jangka menengah–panjang, perak muncul sebagai aset strategis ganda: logam industri sekaligus lindung nilai, terutama di tengah pelemahan dolar dan penurunan suku bunga.


Tag


TERBARU
Kontan Academy
SPT Tahunan PPh Coretax: Mitigasi, Tips dan Kertas Kerja Investing From Zero

[X]
×