kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.922.000   20.000   0,69%
  • USD/IDR 17.029   29,00   0,17%
  • IDX 7.095   -89,91   -1,25%
  • KOMPAS100 981   -12,12   -1,22%
  • LQ45 720   -7,16   -0,99%
  • ISSI 254   -3,24   -1,26%
  • IDX30 390   -3,04   -0,77%
  • IDXHIDIV20 485   -2,52   -0,52%
  • IDX80 111   -1,22   -1,09%
  • IDXV30 134   -0,39   -0,29%
  • IDXQ30 127   -0,90   -0,70%

Pernah Sebut Racun Tikus, Kini Warren Buffett Tanam Dana Rp 14,274 triliun di Kripto


Kamis, 17 Februari 2022 / 07:23 WIB
Pernah Sebut Racun Tikus, Kini Warren Buffett Tanam Dana Rp 14,274 triliun di Kripto
ILUSTRASI. Berkshire Hathaway telah membeli saham senilai US$ 1 miliar atau setara dengan Rp 14,274 triliun di bank digital yang berfokus pada kripto. REUTERS/Scott Morgan 


Sumber: Fortune,Express.co.uk | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

"Bitcoin itu sendiri tidak menciptakan apa-apa. Saat Anda membeli aset nonproduktif, yang Anda andalkan adalah orang berikutnya akan membayar Anda lebih banyak karena mereka bahkan lebih bersemangat jika ada orang lain yang datang," jelasnya kepada CNBC. 

Buffet memang sudah beberapa kali menyinggung soal cryptocurrency. Beberapa minggu sebelumnya, Buffett yang dijuluki sebagai "Oracle of Omaha" berpendapat bahwa berinvestasi di Bitcoin adalah perjudian. 

"Jika Anda ingin berjudi, orang lain akan datang dan membayar lebih banyak uang besok, itu salah satu jenis permainan. Itu bukan investasi," jelasnya seperti yang dilansir Express.co.uk. 

Dia juga memperingatkan investor bahwa Bitcoin dan cryptocurrency lainnya "hampir pasti" akan mendatangkan akhir yang buruk. Dan, tahun sebelumnya, dia menyatakan bahwa pasar Bitcoin adalah sebuah bubble atau gelembung. 

"Anda tidak dapat menilai Bitcoin karena itu bukan aset penghasil nilai," kata Buffett. 




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Effective Warehouse Management

[X]
×