kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • LQ45886,18   -14,64   -1.62%
  • EMAS1.338.000 0,38%
  • RD.SAHAM 0.05%
  • RD.CAMPURAN 0.03%
  • RD.PENDAPATAN TETAP 0.00%

Perselisihan Bantuan Selesai, Pembebasan Sandera di Gaza Kembali Dilakukan


Minggu, 26 November 2023 / 05:55 WIB
Perselisihan Bantuan Selesai, Pembebasan Sandera di Gaza Kembali Dilakukan


Sumber: Reuters | Editor: Herlina Kartika Dewi

KONTAN.CO.ID - GAZA. Kesepakatan pembebasan sandera Gaza kembali berjalan pada Sabtu (25/11)  malam setelah perselisihan mengenai pasokan bantuan ke utara Gaza diselesaikan melalui mediasi oleh Qatar dan Mesir.

Mengutip Reuters, seorang pejabat Palestina yang akrab dengan diplomasi tersebut mengatakan Hamas akan melanjutkan gencatan senjata empat hari yang disepakati dengan Israel, yang merupakan penghentian pertempuran pertama dalam tujuh minggu perang.

“Setelah penundaan, hambatan pembebasan tahanan diatasi melalui kontak Qatar-Mesir dengan kedua belah pihak, dan 39 warga sipil Palestina akan dibebaskan malam ini, sementara 13 sandera Israel akan meninggalkan Gaza selain 7 orang asing,” juru bicara Kementerian Luar Negeri Qatar Majed Al kata Ansari di media sosial.

Baca Juga: Gencatan Senjata Hamas-Israel, Bantuan Kemanusiaan Mulai Masuk

Sayap bersenjata Hamas sebelumnya mengatakan pihaknya menunda pembebasan sandera putaran kedua yang dijadwalkan pada hari Sabtu sampai Israel memenuhi persyaratan termasuk berkomitmen untuk membiarkan truk bantuan masuk ke Gaza utara.

Juru bicara Hamas Osama Hamdan mengatakan hanya 65 dari 340 truk bantuan yang memasuki Gaza sejak Jumat telah mencapai Gaza utara. jumlah tersebut kurang dari setengah dari apa yang disepakati Israel.

Brigade Al-Qassam juga mengatakan Israel gagal menghormati persyaratan pembebasan tahanan Palestina. Qadura Fares, komisaris Palestina untuk tahanan mengatakan Israel tidak membebaskan tahanan berdasarkan senioritas, seperti yang diharapkan.

Menteri Pertanian Avi Dichter, yang merupakan anggota kabinet keamanan Israel, mengatakan kepada Channel 13 News bahwa Israel mematuhi kesepakatan dengan Hamas yang dimediasi oleh Qatar.

Israel mengatakan 50 truk berisi makanan, air, peralatan tempat berlindung, dan pasokan medis telah dikerahkan ke Gaza utara di bawah pengawasan PBB, pengiriman bantuan signifikan pertama ke sana sejak dimulainya perang.

Perselisihan mengenai gencatan senjata menghancurkan harapan akan kelancaran hari kedua pembebasan sandera dan tahanan setelah 13 wanita dan anak-anak Israel dibebaskan oleh Hamas pada hari Jumat. Sekitar 39 wanita dan remaja Palestina dibebaskan dari penjara Israel.

Baca Juga: Gencatan Senjata Israel dan Hamas di Gaza Dimulai Jumat Ini

Juru bicara militer Israel Olivier Rafowicz mengatakan kepada televisi Prancis bahwa Israel dengan tegas menghormati ketentuan gencatan senjata, dan mengatakan militer tidak melakukan serangan atau operasi ofensif di Gaza pada hari Sabtu.

"Ada penundaan...dalam pembebasan para sandera. Saya sama sekali tidak ingin membahas apa yang dikatakan sayap bersenjata kelompok teroris Hamas," kata Rafowicz kepada BFM TV. 
“Situasi ini jelas ditangani pada tingkat tertinggi di Israel.”




TERBARU
Kontan Academy
Success in B2B Selling Omzet Meningkat dengan Digital Marketing #BisnisJangkaPanjang, #TanpaCoding, #PraktekLangsung

[X]
×