kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.996.000   8.000   0,27%
  • USD/IDR 16.977   -52,00   -0,31%
  • IDX 7.107   84,55   1,20%
  • KOMPAS100 978   11,34   1,17%
  • LQ45 722   8,69   1,22%
  • ISSI 249   4,23   1,73%
  • IDX30 393   5,52   1,42%
  • IDXHIDIV20 489   3,83   0,79%
  • IDX80 110   1,42   1,31%
  • IDXV30 134   2,21   1,67%
  • IDXQ30 127   1,16   0,92%

Sri Lanka Perketat Pembatasan BBM Seiring Semakin Parahnya Kelangkaan Pasokan


Rabu, 18 Maret 2026 / 23:16 WIB
Sri Lanka Perketat Pembatasan BBM Seiring Semakin Parahnya Kelangkaan Pasokan
ILUSTRASI. Pemerintah Sri Lanka menerapkan pembatasan bahan bakar tambahan. Simak aturan ganjil-genap pelat kendaraan dan dampaknya (REUTERS/Kim Hong-Ji)


Sumber: Reuters | Editor: Handoyo

KONTAN.CO.ID - COLOMBO. Pemerintah Sri Lanka akan menerapkan langkah tambahan pembatasan bahan bakar (fuel rationing) guna mengurangi antrean di stasiun pengisian dan mengamankan pasokan minyak di tengah krisis energi yang masih berlangsung.

Kebijakan ini diambil seiring dengan upaya negara tersebut mengelola tekanan pasokan yang disebut terkait dengan dampak konflik geopolitik global.

Seorang pejabat senior pada Rabu (18/3/2026) menyampaikan bahwa langkah-langkah baru tersebut bertujuan menstabilkan distribusi bahan bakar di negara berpenduduk sekitar 22 juta jiwa itu. Pemerintah sebelumnya telah menetapkan hari libur nasional setiap Rabu guna menghemat konsumsi energi dan memperpanjang ketersediaan bahan bakar.

Sekolah dan Kantor Pemerintah Ditutup Sementara

Sebagai bagian dari kebijakan penghematan, sekolah, universitas, dan kantor pemerintahan di seluruh negeri ditutup pada hari tertentu. Sementara itu, layanan transportasi seperti kereta api dan bus juga dikurangi untuk menekan konsumsi bahan bakar.

Baca Juga: Trump Kecewa, Sekutu Enggan Turun Tangan Bantu Amankan Selat Hormuz

Namun demikian, layanan penting seperti rumah sakit dan fasilitas esensial lainnya tetap beroperasi untuk memastikan kebutuhan publik tetap terpenuhi.

Sistem Ganjil-Genap untuk Distribusi BBM

Sri Lanka juga mulai menerapkan sistem distribusi bahan bakar berdasarkan nomor terakhir pada pelat kendaraan. Kebijakan ini diumumkan oleh Ketua Perusahaan Minyak Negara (Ceylon Petroleum Corporation/CPC), S. Rajakaruna.

Menurutnya, jika nomor terakhir pada pelat kendaraan dan tanggal penyaluran bahan bakar sama-sama bernilai ganjil, maka kendaraan tersebut akan berhak mendapatkan bahan bakar pada hari itu.

“Kami melakukan ini untuk mengurangi antrean di stasiun pengisian hingga setengahnya,” ujarnya kepada wartawan di Colombo.

Langkah ini merupakan bagian dari strategi pemerintah untuk memperbaiki distribusi dan mencegah penumpukan kendaraan di SPBU.

Baca Juga: Ratusan Juta iPhone Terancam Malware Darksword, Amankan Data Anda!

Impor Minyak Bernilai Miliaran Dolar

Pada tahun lalu, produk minyak menyumbang sekitar 4 miliar dolar AS dari total impor Sri Lanka, pada saat ekonomi negara tersebut tumbuh sekitar 5%. Namun, Sri Lanka masih berada dalam tahap pemulihan dari krisis keuangan yang mencapai puncaknya pada 2022 akibat kekurangan cadangan dolar AS.

Untuk mengatasi kekurangan pasokan, pemerintah telah menerbitkan tender baru guna membeli 36.000 metrik ton bensin dan 37.000 metrik ton solar yang dijadwalkan tiba pada awal April, berdasarkan dokumen yang dipublikasikan di situs CPC.

Selain itu, Sri Lanka juga membuka penawaran pembelian 95.000 metrik ton minyak mentah untuk kilang minyak satu-satunya di negara tersebut.

Presiden Sri Lanka Anura Kumara Dissanayake menyatakan bahwa kabinet telah menyetujui pembelian minyak secara spot (darurat) untuk menutup kekurangan lebih dari 90.000 metrik ton minyak mentah. Langkah ini diambil sebagai respons cepat untuk menjaga kelangsungan operasional kilang dan stabilitas pasokan energi nasional.




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Financial Statement in Action

[X]
×