Pertemuan Jokowi dengan Zelensky dan Putin Jadi Sorotan Warganet dan Media Malaysia

Senin, 04 Juli 2022 | 04:25 WIB Sumber: Kompas.com
Pertemuan Jokowi dengan Zelensky dan Putin Jadi Sorotan Warganet dan Media Malaysia

ILUSTRASI. Pada Rabu (30/6/2022), perhatian warganet dan media massa di Malaysia tertuju pada pertemuan Jokowi dengan Putin dan Zelensky.


KONTAN.CO.ID - KUALA LUMPUR. Pada Rabu (30/6/2022), perhatian warganet dan media massa di Malaysia tertuju pula pada pertemuan Presiden Republik Indonesia Joko Widodo (Jokowi) dengan Presiden Ukraina Volodymr Zelensky di Istana Maryinsky, Kyiv, Ukraina. Mereka juga menyoroti pertemuan Jokowi dengan Presiden Rusia Vladimir Putin di Kremlin, Moskwa, Rusia.

Apa kata warganet Malaysia?

Pertemuan Presiden Jokowi dengan Presiden Ukraina dan Presiden Rusia juga mendapat perhatian dari warganet atau netizen dari Malaysia. Salah satu yang mengetwi soal pertemuan itu adalah akun Twitter @sitikasim yang diakses di Kuala Lumpur, Sabtu, pukul 19.50 waktu setempat.

Dalam twit yang dibagikan pada 1 Juli 2022, pukul 08.10 waktu setempat itu @sitikasim mengatakan,"When are we going to get a #JOKOWI for a leader? He's wearing sport shoes! No jacket and very casual. I love this man (Kapan kita akan mendapatkan #JOKOWI untuk seorang pemimpin? Dia memakai sepatu olahraga! Tanpa jaket dan sangat kasual. Aku mencintai pria ini)".

Siti yang menambahkan emoticon cinta di akhir kalimatnya tersebut juga membagikan cuplikan video pertemuan Presiden Jokowi dengan Presiden Zelensky yang telah ditonton 8.383 kali dan mendapat 51 komentar saat diakses Antara.

Baca Juga: Presiden Putin Menjamin Pasokan Pupuk dan Pangan

Cuitan lain dibagikan warganet Malaysia pemilik akun Twitter @DrKhorSK pada 1 Juli 2022, Pukul 23.41 waktu setempat, dan telah disukai 82 orang saat diakses pada Sabtu, pukul 20.30 waktu setempat.

Isi twit itu menyebutkan "This week: President Jokowi visited Ukraine. And "Indonesia will phase out domestic workers to Malaysia" dan "In 2022: Indonesia is the host of G20 (19 largest economies + Europe) (Minggu ini: Presiden Jokowi mengunjungi Ukraina. Dan "Indonesia akan menghapus pekerja rumah tangga ke Malaysia" dan "Pada 2022: Indonesia adalah tuan rumah G20 (19 ekonomi terbesar + Eropa)".

Ia menambahkan twit,"A strong Indonesia is good for Malaysia. But Malaysia must start doing better (Indonesia yang kuat baik untuk Malaysia. Tapi Malaysia harus mulai lebih baik)".

Sedangkan twit lain dibagikan warganet dari Myanmar dengan akun Twitter @thinzashunleiyi pada 30 Juni 2022, pukul 23.38 waktu setempat. "Solidarity physical visits as such are vigorous. @jokowi's presence in #Kyiv w/ @ZelenskyyUa arrays people of South East Asia's collective support to #Ukarine's struggles (Kunjungan fisik solidaritas seperti itu sangat kuat. Kehadiran @jokowi di #Kyiv w/ @ZelenskyyUa menghimpun dukungan kolektif masyarakat Asia Tenggara untuk perjuangan #Ukraine)," bunyi twit tersebut.

Baca Juga: Jokowi Mengundang Zelenskyy ke Bali

"We'd like to invite the President of Indonesia to visit #Karen's #Kawthoolei along the borders in Thailand too (Kami ingin mengundang Presiden Indonesia untuk mengunjungi #Karen's #Kawthoolei di sepanjang perbatasan di Thailand juga)," lanjut cuitan itu.

Saat Antara akses dari Kuala Lumpur, Sabtu, pukul 20.46 waktu setempat, twit Thinzar Shunlei Yi yang menyeratakan foto pertemuan Presiden Jokowi dan Presiden Zelensky sudah disukai 132 orang.

Antara bersama dua wartawan dari Indonesia saat menghadiri jamuan makan malam yang diadakan Pengarah Ekonomi Pejabat Perdana Menteri Malaysia Shahril Suffian Hamdan untuk delegasi wartawan Indonesia yang sedang mengikuti program Ikatan Setiakawan Wartawan Malaysia Indonesia di Kuala Lumpur, Kamis (30/6/2022).

Salah seorang praktisi muda Malaysia yang hadir malam itu mengatakan, meski dia menyangsikan hasil pertemuan tersebut akan benar-benar menghentikan perang di Ukraina, dirinya sangat mengapresiasi kehadiran langsung Presiden Jokowi menemui kedua pemimpin yang sedang berkonflik tersebut.

Hal itu diamini pula oleh anak muda lainnya yang ikut berbincang dan berbagi pendapat malam itu. Upaya membawa pesan perdamaian untuk kepentingan yang lebih luas tersebut pada akhirnya menuai apresiasi dari berbagai kalangan, tua maupun muda.

Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

Terbaru