kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.574.000   -2.000   -0,08%
  • USD/IDR 17.913   -79,00   -0,44%
  • IDX 6.037   27,39   0,46%
  • KOMPAS100 777   3,53   0,46%
  • LQ45 595   3,08   0,52%
  • ISSI 210   1,46   0,70%
  • IDX30 331   2,54   0,77%
  • IDXHIDIV20 423   3,72   0,89%
  • IDX80 89   0,46   0,52%
  • IDXV30 115   0,93   0,82%
  • IDXQ30 108   0,61   0,57%

Pertumbuhan China melamban seiring tekanan inflasi


Kamis, 21 Oktober 2010 / 12:17 WIB
ILUSTRASI. Perry Warjiyo


Reporter: Edy Can, | Editor: Edy Can

BEIJING. Pertumbuhan ekonomi China mulai melamban pada kuartal ketiga tahun ini. Perlambatan ini seiring dengan melejitnya inflasi.

Para kuartal ketiga tahun ini, Badan Statistik China mencatat pertumbuhan ekonomi negeri itu hanya sebesar 9,6%. Angka ini lebih kecil dibandingkan kuartal sebelumnya. Pada kuartal pertama, ekonomi China tumbuh pesat sebesar 11,9% sedangkan kuartal kedua sebesar 10,3%.

Kendati demikian, pertumbuhan ekonomi China ini mampu mematahkan prediksi pada analis yang sebelumnya memperkirakan hanya sebesar 9,5%.

Pertumbuhan China mulai melamban seiiring dengan melesatnya inflasi pada September lalu. Hal ini ditandai dengan memanjaknya indek harga konsumen pada September lalu yang melonjak sebesar 3,6% bila dibandingkan tahun sebelumnya.

Indeks harga konsumen September ini juga lebih tinggi sebesar 0,6% dibandingkan bulan sebelumnya.

Laju inflasi ini sudah terasa sejak dua hari lalu. Ketika itu, China menaikkan suku bunga untuk pertama kali sejak 2007 lalu sebesar 0,25%.




TERBARU

[X]
×