CLOSE [X]
kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.604.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.627   61,00   0,35%
  • IDX 6.541   -47,96   -0,73%
  • KOMPAS100 858   -8,05   -0,93%
  • LQ45 650   -6,26   -0,95%
  • ISSI 227   -3,10   -1,35%
  • IDX30 361   -3,60   -0,99%
  • IDXHIDIV20 450   -2,93   -0,65%
  • IDX80 98   -0,98   -0,99%
  • IDXV30 125   -0,95   -0,75%
  • IDXQ30 116   -1,19   -1,02%

Pertumbuhan China melamban seiring tekanan inflasi


Kamis, 21 Oktober 2010 / 12:17 WIB
ILUSTRASI. Perry Warjiyo


Reporter: Edy Can, | Editor: Edy Can

BEIJING. Pertumbuhan ekonomi China mulai melamban pada kuartal ketiga tahun ini. Perlambatan ini seiring dengan melejitnya inflasi.

Para kuartal ketiga tahun ini, Badan Statistik China mencatat pertumbuhan ekonomi negeri itu hanya sebesar 9,6%. Angka ini lebih kecil dibandingkan kuartal sebelumnya. Pada kuartal pertama, ekonomi China tumbuh pesat sebesar 11,9% sedangkan kuartal kedua sebesar 10,3%.

Kendati demikian, pertumbuhan ekonomi China ini mampu mematahkan prediksi pada analis yang sebelumnya memperkirakan hanya sebesar 9,5%.

Pertumbuhan China mulai melamban seiiring dengan melesatnya inflasi pada September lalu. Hal ini ditandai dengan memanjaknya indek harga konsumen pada September lalu yang melonjak sebesar 3,6% bila dibandingkan tahun sebelumnya.

Indeks harga konsumen September ini juga lebih tinggi sebesar 0,6% dibandingkan bulan sebelumnya.

Laju inflasi ini sudah terasa sejak dua hari lalu. Ketika itu, China menaikkan suku bunga untuk pertama kali sejak 2007 lalu sebesar 0,25%.




TERBARU

[X]
×