kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.550.000   -4.000   -0,16%
  • USD/IDR 18.080   20,00   0,11%
  • IDX 5.388   59,54   1,12%
  • KOMPAS100 697   10,48   1,53%
  • LQ45 545   8,81   1,64%
  • ISSI 183   1,92   1,06%
  • IDX30 305   4,36   1,45%
  • IDXHIDIV20 400   6,31   1,60%
  • IDX80 80   1,24   1,57%
  • IDXV30 111   1,31   1,20%
  • IDXQ30 101   1,89   1,91%

Pertumbuhan ekonomi Jepang merosot tajam akibat perang dagang AS-China


Kamis, 14 November 2019 / 14:05 WIB
ILUSTRASI. Burung terbang di depan Mt. Fuji dan crane di pelabuhan di Tokyo, Jepang 25 Januari 2016.


Sumber: Reuters | Editor: Noverius Laoli

KONTAN.CO.ID - TOKYO. Jepang mencatat pertumbuhan ekonomi terlemah dalam setahun akibat dampak perang dagang Amerika Serikat (AS) dan China serta melemahnya permintaan global yang menekan ekspor negeri sakura tersebut.

Belanja konsumsi juga tercatat stagnan dibandingkan kuartal sebelumnya, hal ini makin meragukan persepsi perbankan Jepang bahwa permintaan domestik yang kuat akan mengimbangi dampak risiko global.

Baca Juga: Data ekonomi China semakin memburuk, bursa saham Asia jatuh

Mengutip data Produk Domestik Bruto (PDB) yang dirilis pemerintah Jepang pada hari Kamis (14/11), pertumbuhan ekonomi Jepang hanya tumbuh 0,2% pada kuartal ketiga 2019, melambat tajam dari pertumbuhan April-Juni yang 1,8%.

Pertumbuhan ekonomi Jepang ini jauh dari perkiraan pasar yang memproyeksikan rerata kenaikan 0,8%.  

Taro Saito, peneliti eksekutif di NLI Research Institute mengatakan, seharusnya kuatnya permintaan domestik dapat menutupi pelemahan permintaan eksternal, tapi ternyata hal ini tidak dapat dipertahankan.

“Kontraksi pada Oktober-Desember PDB adalah kesepakatan yang dilakukan. Ekonomi mungkin pulih awal tahun depan, tetapi akan kekurangan momentum," ujarnya seperti dilansir Reuters.

Baca Juga: Data ekonomi China memburuk di bulan Oktober




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
The Owner's Number Supply Chain Management on Practical Sales Forecasting (SCMPSF)

[X]
×