kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.628.000   -10.000   -0,38%
  • USD/IDR 17.826   60,00   0,34%
  • IDX 6.416   -25,08   -0,39%
  • KOMPAS100 840   -2,45   -0,29%
  • LQ45 637   -2,88   -0,45%
  • ISSI 224   -1,27   -0,57%
  • IDX30 354   -1,99   -0,56%
  • IDXHIDIV20 441   -2,44   -0,55%
  • IDX80 96   -0,33   -0,34%
  • IDXV30 121   -0,27   -0,22%
  • IDXQ30 114   -0,81   -0,70%

Perusahaan tambang emas Afsel alami penurunan laba


Kamis, 10 September 2015 / 10:54 WIB


Reporter: Yuwono Triatmodjo | Editor: Hendra Gunawan

JOHANNESBURG. Penurunan harga emas memukul perusahaan tambang di Afrika Selatan. Setidaknya empat perusahaan tambang emas terbesar di sana, rata-rata membukukan penurunan laba hingga 35%.

Seperti diberitakan Bloomberg, Rabu (9/9), faktor penurunan harga menjadi satu dari sejumlah hal yang menekan keuntungan perusahaan tambang. Sebab lain adalah lonjakan beban biaya listrik dan tuntutan kenaikan upah karyawan.

Asal tahu saja, harga emas memang cukup tertekan. Rata-rata harga emas kini bergerak di level US$ 1.122 per troi once, atau turun sebesar 40% dari harga tahun 2011 silam. Apalagi Goldman Sachs memprediksi harga emas masih bisa turun ke level US$ 1.000 per troi once.

Biaya listrik di Afrika Selatan naik 13% sejak April 2015. Sementara para pekerja tambang menuntut kenaikan upah dua kali lipat. "Serikat pekerja ingin mendapatkan kesepakatan terbaik, yang mereka bisa," ucap Graham Briggs, Chief Executive Officer (CEO) Harmony Gold.




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
CFO Lens Winning Sales Proposal

[X]
×