kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 3.045.000   -77.000   -2,47%
  • USD/IDR 16.922   20,00   0,12%
  • IDX 7.742   -197,87   -2,49%
  • KOMPAS100 1.081   -30,21   -2,72%
  • LQ45 786   -19,13   -2,37%
  • ISSI 276   -7,56   -2,67%
  • IDX30 418   -8,70   -2,04%
  • IDXHIDIV20 510   -8,34   -1,61%
  • IDX80 121   -3,19   -2,56%
  • IDXV30 138   -2,89   -2,05%
  • IDXQ30 135   -2,44   -1,78%

Pesanan Kendaraan di Bangkok International Motor Show 2024 Melonjak


Senin, 08 April 2024 / 15:11 WIB
Pesanan Kendaraan di Bangkok International Motor Show 2024 Melonjak
ILUSTRASI. Bangkok International Motor Show. REUTERS/Jorge Silva


Reporter: Dikky Setiawan | Editor: Dikky Setiawan

KONTAN.CO.ID -BANGKOK. Pameran otomotif Bangkok International Motor Show (BIMS) 2024 di Thailand mencatat kenaikan pesanan sebesar 27,5% secara tahunan.

Dalam pernyataannya yang dirilis pada Senin (8/4), seperti dikutip dari Reuters, penyelenggara BIMS mengungkapkan, dalam ajang tahun ini, Toyota memimpin penjualan kendaraan roda empat.

Pada even yang diselenggarakan mulai 27 Maret-7 April 2024 ini, sebanyak 53.438 unit kendaraan roda empat dan 5.173 unit sepeda motor telah dipesan pengunjung.

"Kendaraan listrik menyumbang sekitar 32,8% dari pesanan mobil, naik dari 21,5% pada acara sebelumnya," kata Grand Prix Internasional, penyelenggara Bangkok International Motor Show 2024.

Dari total pesanan mobil di BIMS 2024, Toyota menerima pesanan sebanyak 8.540 unit, diikuti oleh BYD China dengan 5.345 mobil. "Kendaraan listrik dari Tiongkok menarik perhatian masyarakat pengunjung," sebut penyelenggara. 

Baca Juga: Mitsubishi Kenalkan Mobil Konsep All New Triton di Bangkok International Motor Show

Produsen mobil China menjadi sorotan di tengah meningkatnya tantangan terhadap raksasa otomotif Jepang yang telah lama mendominasi pasar kendaraan Thailand.

Produsen China telah berkomitmen menginvestasikan dananya lebih dari US$ 1,44 miliar atau sekitar Rp 22,8 triliun untuk membangun fasilitas produksi di Thailand. 

Pada tahun 2030, Thailand berencana mengubah sekitar 30% produksi kendaraan tahunannya menjadi kendaraan listrik.

Ekspansi yang dilakukan oleh produsen kendaraan listrik Tiongkok di Thailand terjadi di tengah semakin ketatnya persaingan di dalam negeri, di mana para pembuat mobil berlomba-lomba untuk memangkas harga.




TERBARU
Kontan Academy
AI untuk Digital Marketing: Tools, Workflow, dan Strategi di 2026 Mastering Strategic Management for Sustainability

[X]
×