kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.623.000   25.000   0,96%
  • USD/IDR 17.766   5,00   0,03%
  • IDX 6.441   -21,27   -0,33%
  • KOMPAS100 842   -10,21   -1,20%
  • LQ45 640   -8,13   -1,25%
  • ISSI 225   0,94   0,42%
  • IDX30 356   -4,01   -1,11%
  • IDXHIDIV20 444   -5,92   -1,32%
  • IDX80 96   -1,24   -1,27%
  • IDXV30 122   -2,51   -2,02%
  • IDXQ30 115   -1,38   -1,19%

Pesawat pembom China terlihat berlatih menjatuhkan bom dan menyebar ranjau di LCS


Senin, 06 Desember 2021 / 12:58 WIB
ILUSTRASI. Pesawat pembom H-6J milik China


Sumber: Global Times | Editor: Prihastomo Wahyu Widodo

KONTAN.CO.ID - BEIJING. Pesawat pembom baru milik China, H-6J, baru-baru ini terlihat sedang melakukan latihan yang cukup intens di Laut China Selatan. H-6J secara khusus berlatih menjatuhkan bom hingga menyebar ranjau laut.

Dilansir dari Global Times, H-6J berpartisipasi dalam latihan tembak-menembak di Laut China Selatan. Pesawat tersebut juga menjatuhkan bom di pulau-pulau dan meletakkan ranjau laut. H-6J diketahui berafiliasi dengan salah satu unit penerbangan Tentara Pembebasan Rakyat (PLA) China yang berbasis di Provinsi Hainan. 

Pada hari Jumat (3/12), CCTV melaporkan bahwa latihan melibatkan bom udara berdaya ledak tinggi dan ranjau dasar laut.

Beberapa unit H-6J lepas landas pada malam hari dan langsung membentuk formasi udara. Semuanya tiba di wilayah laut yang ditentukan saat fajar. Kondisi cuaca saat itu dilaporkan cukup kompleks, ditandai dengan adanya awan tebal.

Baca Juga: Militer AS: Perlombaan senjata hipersonik dengan China sudah berlangsung

Pesawat pertama-tama menjatuhkan ranjau laut, kemudian menjatuhkan bom di beberapa titik. Bom yang dijatuhkan memiliki radius ledakan yang besar dan berhasil mengenai sasaran di pulau-pulau dan terumbu karang.

Setelah pengeboman gelombang pertama selesai, rombongan H-6J kembali ke pangkalan untuk menerima pemeriksaan menyeluruh dan melakukan pengisian ulang amunisi dan bahan bakar sebelum kembali lagi untuk gelombang kedua.

Selain bom dan ranjau laut, unit pesawat H-6J yang ditugaskan kali ini juga membawa rudal anti-kapal YJ-12 di bawah sayapnya, CCTV melaporkan.

Menurut pakar militer yang dihubungi Global Times, latihan ini menunjukkan bahwa H-6J masih mempertahankan kemampuan pengeboman tradisionalnya, meskipun ia juga dapat dipersenjatai dengan senjata anti-kapal dan rudal jelajah serangan darat.

Secara umum, bom dinilai lebih efisien dan lebih murah daripada rudal. Penggunaan bom juga akan sangat efektif apabila pesawat pembom tidak terancam oleh tembakan musuh. 




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
CFO Lens Winning Sales Proposal

[X]
×