kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • LQ45790,50   -3,71   -0.47%
  • EMAS1.007.000 0,00%
  • RD.SAHAM 0.22%
  • RD.CAMPURAN 0.09%
  • RD.PENDAPATAN TETAP -0.23%

Pilot British Airways mogok kerja, ribuan penumpang terlantar


Senin, 09 September 2019 / 10:07 WIB
Pilot British Airways mogok kerja, ribuan penumpang terlantar
ILUSTRASI. Pesawat maskapai British Airways

Sumber: Reuters | Editor: Handoyo .

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Pilot British Airways (BA) memulai pemogokan kerja pada hari Senin karena persoalan gaji. Akibat peristiwa tersebut, sebagian besar jadwal penerbangan terhenti sehingga mengganggu ribuan pelancong.  

British Airline Pilots Association (BALPA) bulan lalu memberikan pemberitahuan kepada maskapai tentang aksinya selama tiga hari pada bulan September. Aksi itu merupakan yang pertama dilakukan oleh pilot BA. Menyusul pemogokan yang akan dilakukan pada 9 dan 10 September. 

BALPA mengatakan bahwa British Airways harus berbagi lebih banyak keuntungannya dengan para pilotnya. BA mengatakan aksi mogok tidak bisa dibenarkan karena tawaran bayarannya adil.

Baca Juga: Tuntut bagian keuntungan perusahaan, pilot British Airways mengancam mogok terbang

"Pemogokan ini akan merugikan perusahaan jauh lebih besar daripada investasi yang dibutuhkan untuk menyelesaikan perselisihan ini," kata Sekretaris Jenderal BALPA Brian Strutton dalam sebuah pernyataan menjelang pemogokan.

"Sudah waktunya untuk kembali ke meja perundingan dan mengumpulkan tawaran serius yang akan mengakhiri perselisihan ini," tambahnya.

Kamis lalu, maskapai menolak tawaran baru oleh BALPA sebagai "proposal kenaikan jam kesebelas" yang tidak dibuat dengan niat baik. BALPA mengatakan akan membatalkan pemogokan minggu ini jika BA telah terlibat dengan tawaran itu.

Baca Juga: China Southern Airlines akan mendapat suntikan modal dari tiga investor

Seorang juru bicara Perdana Menteri Boris Johnson telah mendesak kedua belah pihak untuk mengakhiri perselisihan. Ditanya tentang aksi mogok, juru bicara British Airways mengatakan: "Kami tetap siap dan bersedia untuk kembali ke pembicaraan dengan BALPA."

Otoritas Penerbangan Sipil Inggris (CAA) sedang menyelidiki maskapai itu setelah membuat marah beberapa penumpang dengan mengatakan kepada mereka bahwa penerbangan mereka telah dibatalkan. Regulator juga mengingatkan maskapai untuk secara proaktif memberi tahu penumpang tentang hak-hak mereka. 



TERBARU

[X]
×