CLOSE [X]
kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.600.000   -25.000   -0,95%
  • USD/IDR 17.627   61,00   0,35%
  • IDX 6.541   -47,96   -0,73%
  • KOMPAS100 858   -8,05   -0,93%
  • LQ45 650   -6,26   -0,95%
  • ISSI 227   -3,10   -1,35%
  • IDX30 361   -3,60   -0,99%
  • IDXHIDIV20 450   -2,93   -0,65%
  • IDX80 98   -0,98   -0,99%
  • IDXV30 125   -0,95   -0,75%
  • IDXQ30 116   -1,19   -1,02%

PM Australia Peringatkan Agar Demonstrasi Pro-Palestina Tidak Digelar


Rabu, 02 Oktober 2024 / 21:15 WIB
ILUSTRASI. Perdana Menteri Australia, Anthony Albanese, menyerukan pembatalan acara pro-Palestina . ANTARA FOTO/Media Center G20 Indonesia/Fikri Yusuf/nym.


Sumber: Al Jazeera | Editor: Handoyo

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Perdana Menteri Australia, Anthony Albanese, menyerukan pembatalan acara pro-Palestina yang direncanakan untuk memperingati satu tahun serangan Hamas terhadap Israel dan dimulainya perang Israel di Gaza. Acara ini dijadwalkan berlangsung pada 7 Oktober di Sydney, tetapi dikhawatirkan dapat menimbulkan provokasi dan ketegangan sosial.

Albanese menyatakan bahwa acara ini berpotensi menyebabkan "banyak kesedihan" dan menyebut peringatan tersebut sebagai momen yang sensitif, mengingat peristiwa tersebut mencatat jumlah korban jiwa terbesar sejak Holocaust bagi komunitas Yahudi.

Ia menekankan pentingnya menjaga kohesi sosial dalam masyarakat multikultural Australia, terutama dalam menghadapi isu-isu sensitif seperti ini.

Baca Juga: Pemerintah Australia Perintahkan Ribuan Warganya Meninggalkan Lebanon

Polisi New South Wales telah mengajukan permohonan ke pengadilan untuk melarang acara tersebut, dengan alasan bahwa protes tersebut tidak dapat berlangsung dengan aman. Meskipun mendukung hak untuk berkumpul secara damai, polisi tidak yakin acara ini dapat berjalan tanpa menimbulkan risiko.

Kelompok penyelenggara, Palestine Action Group, mengutuk upaya untuk melarang acara tersebut sebagai serangan terhadap hak-hak demokratis. Mereka menegaskan bahwa aksi protes ini bertujuan untuk menyoroti keterlibatan pemerintah Australia dalam konflik di Gaza dan menolak upaya untuk membungkam suara mereka.

Kontroversi juga muncul terkait penggunaan bendera kelompok Hezbollah di protes-protes pro-Palestina sebelumnya, yang telah dilarang oleh undang-undang Australia.




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
CFO Lens Winning Sales Proposal

[X]
×